CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sunday, December 18, 2011

MALUUUUUUUU!

Asli deh, ya, ini blog gue apaan coba.

AAAAAAAAHHHHH.
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHH~!

Galau gila isinya! Hahaha. Yah, well, gue gak merendahkan 'galau' sih, ya, cuma jijik ajah gitu baca sisa-sisa kelabilan diri gue tempo dulu di sini. In public places. Di mana sebenernya bukan gue doang yang tau alamat blog ini *bunuh diri*

Gue udah lama gak berkunjung ke blogspot. BANGET. Kenapa? Well, antara malu sama sibuk sih sebenernya. Malu karena gue - melebihi siapapun - tau segimana galau isi blog ini (bwahahahah) dan sibuk ya karena gue emang belom sempet nulis yang panjang-panjang.

Sibuk dengan bejibun tugas dan kegiatan random sampe gak sempet ngegalau, mungkin, lebih tepatnya.


ANYWAY. First time when I get back here, I feel like deleting all the posts. I mean, yes, see the posts for yourself. Galau, banyak typo dan kesannya sok lucu dan asik banget gue pas nulis post-postan itu. Blah. Shame on me. Tapi well, setelah gue pikir-pikir lagi, dengan menelan semua rasa malu gue, gue batalin rencana ngapusin semua post di blog ini. EAAAA. Damn, ternyata gue masih labil. Hahaha.

Ya, balik lagi ke rencana awal pembuatan blog ini, sih. Dulu, gue membuat dan menamakan blog ini "Life Flash Before Eyes" bukan sembarangan buat dan bukan sembarangan namain. Gue tau kalo tujuannya adalah sebagai catatan buat diri gue sendiri. Tempat gue (mudah-mudahan) bisa merendah saat gue tinggi, tempat gue bangkit saat gue jatuh, cambuk gue, semangat gue, urat malu gue, surat peringatan gue, medali kemenangan gue, hantaman kekalahan gue, cermin gue, pisau dua sisi gue.. Time capsule yang gue tanam sendiri dan akan gue temukan sendiri lagi nanti. Gue pengen suatu saat gue balik dan membaca postan ini, gue mengalami suatu kilas balik. Bisa ngeliat lagi kelebatan-kelebatan dari scene-scene yang gue ceritain dalam setiap post; cerita gue dari sisi gue sendiri.

Jadilah... gue tetep pertahanin blog ini, selain fakta gue juga gak tega ngapus kata-kata yang pernah gue tulis di sini. Man, ngapus sebuah kata itu lebih susah daripada membuat sebuah paragraf, lho! *haeelaaah* Dan masalah kegalauan-kegalauan dan tindakan labil yang pernah gue tuangkan di sini  dan sepertinya mempengaruhi pencitraan gue di mata publik *garuk tanah*, ya mau gimana lagi?! Dibiarkan sajaa... Paris Hilton ajah masuk penjara tapi masih banyak yang ngefans *yaterushubungannyadimanaaa* Gue hanya bisa bersyukur karena postan-postan ini setidaknya mempunyai keambiguan subjek dan objek. Haha. Jadi kalo ada yang merasa di postan A gue galau karena alasan B, ya belom tentu juga. Bisa ajah gue galau karena alasan X; atau bahkan kedua-duanya. Bahasa gue cuma gue doang yang ngerti weeeee~ jadi jangan sok tau di blog gue B-)

Speaking of galau, gue masih suka galau kok sampe sekarang untuk alasan apapun. Galau itu fase hidup, man! Hahahah. Cuma, ya itu tadi, gue gak suka ajah pas galau gue malah banyak cerita ke orang-orang. Paling mentok gue cerita ke blog. DAN FYI, tolong jangan samakan galau gue dengan galau versi anak alay 2011 yang isinya tentang cinta-cintaan melulu. Gue gerah banget deh sama penyempitan makna galau. Dikit-dikit dihubungkan sama masalah cinta. Blahh, kiss my ass. Galau gue lebih luas dan menyentuh banyak lapisan... *apasihshintaaaa*

Intinya, dari penggodokan ide untuk menghapus blog ini dan semua post-postannya, blog ini selamat untuk yang ke sekian kalinya. Dan gue juga masih akan merasakan malu-malu selanjutnya setiap gue buka blog ini. Tapi yasudah. Kalo gue gak sibuk, gue bakal ganti templatenya jadi lebih ceria dan siap menyongsong masa depan yang lebih baik. Gue juga akan berusaha membangkitkan mood untuk nulis di sini lagi setidaknya satu tahun sekali *HEH* Tapi gak jamin kalo isi postnya gak galau :| *HEH HEH*

Tapi itu ntar, rencana jangka panjang. Rencana jangka pendeknya adalah gue harus nyari  proposal bisnis buat tugas softskill gue, ngebut ngerjain PWEB gue yang masih berantakan dan belajar untuk UTS Tekom besok. Semuanya keteteran gara-gara gue ngepost random di sini. Huh. Salah siapa, nih?

Wednesday, September 8, 2010

I'm All Alone

Tahun macam apa ini? SAMPAH.
Orang-orang macam apa ini? SAMPAH.

Orang-orang ini berkarakter racun -- saling menikam, menggunjing, sok tahu, sok pandai, sok lebih HEBAT, hobi menyalahkan dan pemaksa. Semua berkedok malaikat yang riang, yang seolah hidup dalam Firdaus.

Ini yang mereka sebut Firdaus? Otak udang! Ini lingkaran setan -- lebih buruk dari neraka mentalitas. Bibir mereka paruh busuk nan tajam; sementara mereka berbicara, sativa comberan muncrat kemana-mana -- merebus hidup-hidup bongkah hati yang dikenainya.

Gue ingin teriak, 'Keluarkan gue dari SINI! SEKARANG!' Tapi siapa yang mendengar? Siapa yang mau ngeluarin gue? Dan bukan itu masalahnya. GUE-lah yang terlalu pengecut untuk bercerita dan mengumbar. Gue yang terlalu sok kuat buat menahan semua-muanya. Gue yang terlalu naive untuk menutupi semua borok ini. Minum Baygon enak juga kayaknya sambil nonton semua drama topeng monyet ini. HAHAHA.

Gue gak bisa cerita, jadi gue harus melarikan diri. JAAAAAUUUUUUUH dari sini -- bukan secara fisik, tentu, tapi mental.

Tapi kemana? Saking ceteknya otak dan tertutupnya gue, gue gak punya siapa-siapa yang dekeeet banget sama gue; yang tau semua busuknya gue. 'Temen yang cuma temen' atau 'orang yang selintas kenal' atau 'kenal mah kenal tapi gak deket' atau 'oh, dia temen MAIN gue' -- itu arti keberadaan gue di mata orang-orang. Gak usah menghibur. Gue tau, kok, emang gitu kenyataannya. Dan gue jauh lebih dekat dengan kenyataan dibanding siapapun.

Gue kenal banyak orang, tapi entah kenapa dari sekian banyak orang itu, saat ini gue gak bisa menemukan orang yang bisa gue ajak ngobrol untuk mengalihkan kekesalan, kekecewaan *pret* dan rasa takut gue dalam waktu bersamaan. Sebenernya ada yang bisa dan sangat ingin gue ajak ngobrol, tapi plang-plang busy mereka membuat gue sungkan. So, again, here I am -- menumpahkan semuanya ke blog; dalam rangkaian kalimat galau menjijikan. Sekarang gue sadar banget kalo selama ini gue sendirian, dalam arti sebenar-benarnya.

Well, maaf kalo terkesan gue gak bersyukur atau lancang atau kurang ajar atau apa. Gue juga gak mau gini, kok. Gue pengen bisa nulis rangkaian kata indah penuh makna dungdungpretpuih; pengen bisa menye-menye cerita ke orang tentang kenapa gue bete/galau/kesel dan pengen bisa menikmati semua rasa kasihan dan perhatian dari orang-orang yang denger curhat gue -- tapi itu bukan gue. Gue gak mau, dan gue gak bisa seperti itu. Sigh, mau gimana, emosi dan perasaan emang bukan bagian yang secara sukarela bisa gue bagi-bagi, sih. Haha.

So, yeah, untung gelap. Kadang PLN emang tau saat yang tepat buat matiin lampu :p

Sekali lagi, gue gak minta, lho, untuk jadi kayak gini. Kasian, ya, gue.


Wednesday, May 5, 2010

Coming Soon!

I'll change the address of this blog with some new entries coming up, so please dont bother to visit http://lifeflashbeforeeyes.blogspot.com anymore. It's been hard times for me and whatever, so yeahh.. Emo-thingy happens and i dont feel like sharing. So, thanks for ever read craps i wrote on this blog. xxx

Saturday, January 16, 2010

211209: This year’s birthday was flat and I LOVE it! Part I

Oke, sebenernya ini entry udah mau gue post sejak tanggal 23 Desember, tapi berhubung tadinya gue masih nunggu kado dari Ganesh, Mario, Manche & Ditha, jadi ini ke pending. Sampe sekarang pun sebenernya baru cuma Manche & Mario yang submit ‘kado’ mereka ke gue. Jadi postan ini pun terpaksa gue jadiin dua part biar gak semakin basi; part I (yang ini) dengan including kado dari Manche & Mario, sementara kedua kado lainnya akan gue lampirin di Part II-nya. AAHAHAHAH. Jadi yang mau baca ini, timelinenya anggep ajah masih tanggal 23 desember 2009, ya *dicabok* NYAHAHAHAH. Ayo timpukin Ganesh sama Ditha karena kelamaan submit kado mereka buat gue *cetuk-cetuk meja*



Tanggal 21 Desember kemaren gue ulang taon, so I am officially 20 now *grins* Ayo coba yang belom ngucapin ulang tahun ke gue, mana, mana? Ucapin dong, ah~ Enggak eksis amat lo kalo enggak ngucapin ‘Happy Birthday’ ke gue. Gue doain pipis lo biru nanti. MUAHAHAH.

19 going on 20. Gak ada yang berubah, sih, buat gue. Atau mungkin gue ajah yang belom pengen berubah. Buat gue, umur itu cuma angka, dan yeah.. lo tau sendiri kalo ‘angka’ itu enggak berarti banyak buat gue. Beberapa hari sebelum hari ini, temen gue banyak yang bilang kalo pas gue ulang tahun, umur gue udah 20 tahun (gue udah tau sebenernya, lha gue yang ulang tahun, zzz banget deh), artinya gue udah dewasa. Gue cuma nyengir ngedengernya. Gue punya pemikiran sendiri soal menjadi dewasa, soalnya *big grins*

Tanggal 20 Desember sekitar jam 11 malem, gue sempet sama beberapa orang di Y!M dan Facebook Chat—sama Assa yang ujung-ujungnya malah debat soal penting ato enggaknya curhat dilakuin; sama Ganesh yang ngomongin acara tahun baru (yang pastinya enggak bisa gue ikutin, zzz); sama Fajar yang ngucapin selamet ulang tahun beberapa menit lebih cepat (nyahahaha) dan beberapa orang lain yang males gue sebutin namanya *digebok* nyahahah. Pokoknya, oknum-oknum itu bikin gue inget sama ulang tahun gue. Shit abislah pokoknya. Padahal gue berharap gue bisa lupa kalo tanggal 21 Desember itu ulang tahun gue. BUAKAKAKA. Bukannya apa-apa, gue cuma bosen. Pengen ajah sesekali gue lupa sama ulang tahun sendiri. HAHA. Entah sejak kapan, ya,  ulang tahun bukan merupakan suatu momen yang ‘wah’buat gue. Dari jaman gue kecil sampe SMA, gue nyaris selalu mendapatkan selebrasi dari suatu ritual yang namanya ‘ulang tahun’ entah itu dirayain besar-besaran atau cuma sebatas traktir-traktiran doang dan ceplok-ceplokan telor. Selebrasi yang menempatkan gue sebagai ‘tokoh utama yang superior’. Dulu gue suka. BANGET. Tapi sekarang? Gue malah ciut saat harus menjadi seorang yang superior walaupun di hari lahirnya sendiri, Malu. Istilahnya, gue mulai menyukai jadi orang yang bekerja di belakang layar—yang enggak keliatan dan enggak diganggu—dibandingkan jadi orang yang berdiri di tengah dan dijadiin target tatapan seribu pasang mata yang ingin tau (YES! Sekarang omongan gue udah berasa kayak artis internasional B-)). Gue sempet mikir, biar enggak bosen dengan selebrasi yang gitu-gitu doang, gimana kalo gue gentian yang ngucapin selamat ulang tahun ke orang laen, yang ngasih kado dari orang laen, tapi yang dapet traktiran dari orang laen juga. Tiba-tiba gue pengen muntah sendiri—itu hal paling garing (dan paling bikin kantong jebol karena harus ngasih kado ke SEMUA orang) yang pernah gue pikirkan dalam dua puluh tahun hidup gue *lebay*

MUAHAHAHAHA.

Hush, hush. Balik ke topik.

Mendekati jam dua belas, SMS, IMs dari Yahoo dan FB Chat pun semakin bertambah. SMS pertama dateng dari Nyokap-Bokap. Gue langsung ngakak dan buru-buru teken tombol reply.

‘MUAHAHAHAHAH. Ma, Yah.. Please deh, kecepetan setengah jam tauuu.. WAKAKAKAK. Tapi makasih, ya, doanya :)’


Dan sms gue enggak dibales lagi. Nyahahah. Durhaka enggak sih gue? xD
Sungguh Nyokap dan Bokap gue itu sangat bersemangat dan romantis betul. Mungkin mereka niat nungguin sampe jam 12, tapi terus enggak kuat lagi di setengah jam terakhir dan memutuskan ngirim sms lebih cepat terus langsung tidur. Haha. Random =))

Ucapan kedua dateng dari Fajar (lagi!), karena tadi dia kecepetan sejam ngasih ucapannya, maka jam 12 lewat pun dia ngucapin lagi. Niat ngucapin paling pertama dan paling banyak, katanya. Wakakaka. Emang dia itu ketua fansclub gue yang paling so sweet *hugs fajar*

IM selanjutnya dari Ganesh yang random abis. Ini ucapan ulang tahun paling metal dan err—kurang ajar—dalem idup gue!

“Hey, you! Go to hell! Happy Birthday, B*tch! Damn, wish you all the best, go to hell, go to hell, FAK FAK FAK YOU! Get lost! BUAHAHAHAHAH!”

Gue cuma bisa cengo. Dasar kampret tuh anak =)) Langsung gue kasih salam jari tengah dari hati yang terdalam :) Nyahahah.

Selanjut-selanjutnya, birthday greetings dateng dari temen-temen gue via Facebook & Twittter. Awalnya gue masih bales satu-satu wall/tweet dari mereka, bahkan sampe besok paginya pun masih gue balesin satu-satu. Kata kak Novi sih gue kurang kerjaan, tapi masa gue gak nyempetin waktu buat bales saat mereka nyempetin waktu mereka buat ngucapin ‘Selamat Ulang Tahun’ ke gue?! Gak tau terima kasih amat deh gue kalo kayak gitu. Tapi, well, setelah gue sadar ucapannya kagak stop-stop dan udah mabok ngebalesin satu-satu, gue pun nyerah. Huhuhu. Maaf, ya, guys. Seandainya kalian ngasih gue kado jari cadangan buat ngetik balesan, sih, gue jabanin dah *dirajam berjamaah* Yang bikin gue kaget, ucapan via Facebook pun enggak dateng dari temen-temen deket gue doang. Temen SD, SMP, SMA, temen kuliah, temen-temen IH, temen-temen asal kenal, temennya temen—baik yang deket ataupun enggak—pada ngucapin juga. Bahkan yang enggak gue kenal pun ngucapin. Wew, gue syok. Mereka masih peduli ajah gitu sama gue, but I appreciate it, really. A lot. It means the world for me.

Karena saat itu Kak Novi lagi ada di kostan, maka otomatis dia pun tidur bareng di kamar gue. Awalnya dia cuma cengar-cengir mencurigakan yang membuat gue berada dalam posisi siaga satu. HUAHAHAH.  Padahal gak diapa-apain, udah geer ajah gitu gue.  Dia pun cuma bilang, ‘Shin, luu ulang tahun kan, ya?’. Dan gue cuma cengar-cengir sambil nganggukin kepala. Dan dia langsung mengucapkan selamat ulang tahun dengan cara yang paling enggak niat yang pernah gue liat seumur idup gue. Dia ngetik ucapan selamat ulang tahun via Facebook lewat handphone di depan muka gue dan nyuruh gue langsung ngecek wall.  Terus ngirim sms ucapan pun tepat di depan mata gue. Untung ajah dia kagak sekalian minta didiktein harus ngucapin apaan di sms tersebut. WAKAKAKA. Setelah gue tagih-tagih ucapan secara verbal, akhirnya si kakak kesayangan gue pun mengucapkan selamat ulang tahun langsung sambil nyalamin gue, terus kita pun tidur. Zzz. Iya, tau. Garing abis. Syakakakakaka.

Malem sekitar jam setengah 3, handphone gue bunyi. As I could guess, Mr.Z was on the phone. Cuma bentar, karena well, itu udah malem dan takut Kak Novi kebangun. Tapi point pembicaraannya dapet kok, walau cuma sebentar. Toh, sebelomnya juga gue udah chat sama dia. SYAHAHAHA.

Ucapan pada besok harinya lebih banyak via sms. Nangis darah gue ngapus-ngapusin inbox yang penuh gara-gara sms pada enggak bisa masuk. Wakakaka. Kebanyakan sih dari sahabat-sahabat gue; Boteng-boteng; anak-anak IH yang udah kayak sodara sendiri buat gue; keluarga—yang pada tau nomor gue ajahlah, pokoknya—sementara beberapa anak BSC ribet neleponin gue dengan gak pentingnya (yang kebanyakan gue reject *ditabokin*)

Secara tanggal 21 Desember 2009 itu adalah hari senin, berarti bertepatan dengan hari dimana gue melakukan praktikum. ZZZ. Sumpah, tahun ini berasa banget bedanya karena gue masih di Depok pas ulang tahun. Pagi-pagi, selain mereka yang ‘ngeh’ dan  udah ngucapin duluan, no one treated me special like I was a birthday-girl. Bahkan gue sempet-sempetnya ngeprint LA jalan keluar dengan rambut berantakan dan penampilan seadanya. WAKAKAKAK. And you know what’s funny? I liked it. Gue gak perlu risih nanggepin dan ngatur ekspresi saat ada orang yang ngucapin selamat ulang tahun secara live ke gue. No cakes, no candles, no drinks, no celebrations, no being special. Normal day and it’s just another Monday. And that’s actually what I’ve been wanting since a year ago. I mean, cuma ulang tahun, what’s so special sampe lo harus ribet-ribet segala? 20 tahun dan gue rasanya udah bukan masanya lagi untuk menikmati momen-momen perayaan macam itu. Ato emang saat itu gue yang lagi galau ajah, ya? WAKAKAK, who knew?

Sialnya, saat gue lagi ngeprint, gue ketemu Abang dan Arum. Pasangan Kalem Outside, Beringas Inside ini pun mengucapkan selamat ulang tahun dan menagih traktiran. EEEEAAAAA. Gue cuma nyengir ajah. Told you, right, bahkan ‘mentraktir’ pun gak masuk dalam agenda ulang tahun gue tahun ini. No any kinds of  celebrations, means no traktir-traktiran.  Bukannya gue pelit atau apa, ya.. Tapi gue emang pengen ‘beda’ ajah tahun ini. Sebenernya lebih kepada pengen ngerasain selebrasi dalam diri sendiri—apa sih, namanya? Semacam refleksi diri, mungkin. Tapi pretciuh refleksi diri—kagak sempet. Pagi-pagi tanggal 21 desember ajah udah banyak makhluk yang interaksi sama gue, siangnya praktikum dan selesai praktikum as usual gue ngeguling di kostan Manche. Refleksi diri buat gue itu harus saat lo hanya benar-benar sendiri, yes? Bahkan malemnya pun saat mau tidur, masih ada kak Novi yang ngobrol bareng gue sampe gue ketiduran. So, yeah. Rencana refleksi diri gue gagal total.  SYAHAHAH.

Setelah nemenin gue ngeprint dan ngobrol random bentaran, Arum dan Abang pun langsung cabut karena mau langsung balik abis kelas tambahan. And that’s it. Gue kembali ke kostan, siap-siap buat praktikum. Devi & Maya dateng kepagian buat praktikum jadi nemplok ke kostan gue dulu, so they were actually the first persons who gave me birthday greetings directly.

Akhirnya gue, Devi dan Maya pun berangkat buat praktikum. Dan yeah, nyampe gedung 5 pandangan anak-anak udah bikin gue risih. Pake acara batuk-batuk segala pula. JIh, gue ngerti maksudnya, tapi yeah, karena gue emang lagi rada galau dan dalam tahap-membenci-selebrasi-ulangtahun, jadi ujung-ujungnya gue cuma nyengir. Rico pake acara tereak-tereak kalau makan siang gratis. FYI, si Rico jugalah yang menjarkom via grup FB kalo gue bakal ‘membiayai’ makan siang anak-anak hari itu. Gue sih gak begitu peduli, ya. Tapi tetep ajah bikin gue risih dan mati gaya. Plis, ini cuma ulang tahun gitu loh. Masih dalam keadaan cengar-cengir dahsyat setengah bengong, tau-tau si Acid udah ada di depan gue ngucapin selamet ulang tahun sambil ngulurin tangan. Zzz. Gue kasih cengiran dikit sambil bilang makasih, terus udah. Gue diem lagi. AHAHAAHAH.

Pas naik ke lantai 3, anak-anak cowok (dan beberapa cewek) yang udah  ngerjain LP inget kalo mereka belom ngucapin selamet ke gue, dan langsung berbondong-bondong *halah* ngasih gue birthday greetings.

‘Happy Birthday, ya..’
‘Wets, ulang tahun? Selamet, ya!’
 Yadda, yadda.

Gue tampak luar : meringis-ringis yang gue coba kamuflasekan sebagai cengiran sambil ngangguk-ngangguk berterima kasih.

Gue dalem ati : ‘AAARRGGGHH, malluuuuuuuu~~~~ udah dong udahhh..’

Gini. Bukannya gue malu punya temen-temen yang pada baek mau ngucapin selamet ke gue, cuma—saat itu—lantai 3—dan bukan cuma kelas gue doang yang ada di sana! LUMAYAN RAME. Dan yeah, gue menyadari pandangan beberapa orang langsung tertuju ke kerumunan yang lagi pada ngucapin selamet ke gue. Kerumunannya kecil, sih, tapi tetep ajah berisik. Anak-anak cowok kelas gue kan juga toa semua. Anjis, kalo ada cadar, gue langsung tutupin muka pake cadar deh saking malunya, karena pandangan mereka secara spesifik tertuju ke gue. The Birthday Girl. Aaarrggh.

Bahkan saat di dalam ruang praktikum pun gue masih harus ngerasain muka gue panas, pas denger Rico diem-diem ngasih ‘sign’ ke salah satu asisten (eh, siapa deh namanya, Kak Rizky? Whatever) kalo ‘ada-yang-ulang-tahun’ sambil nunjuk-nunjuk gue.
-________-

Langsung gue pelototin kedua orang itu. Tau deh mereka ngerasa lagi dipelototin apa kagak, yang jelas mereka langsung split up setelah pasang ekspresi evil smirks. Bete abis. Rico bangkeeeee, GRRR.

Udah, deh, gak usah dibahas pas bagian praktikumnya, toh juga gue gak diapa-apain selain disuruh maju ke depan nulis jawaban. Hahaha. Sepele.  Tapi gara-gara maju ke depan, salah satu rencana terselubung gue selama semester ini pun jadi gagal. Capek deh.

Setelah beres praktikum, udah. Gak ada omongan tentang ulang tahun lagi, selain beberapa orang yang minta traktiran. Haduh, gue sempet merasa gak enak juga sih karena gak ntraktir mereka. Sempet hampir terhasut dan hampir ajah gue ngomong, ‘yaudaaaahh, deeehh.. ayo makan siaaang..’ tapi untungnya gue masih sempet nahan diri. HAHAHAHAA. Pinter emang gue.

Dan akhirnya, sisa hari pada tanggal 21 Desember itu pun berakhir sesuai keinginan gue. Bahkan setelah pulang ngobrol bareng Manche sebentar di kostannya, gue tidur lebih cepet dari sebelumnya. Dengan garisbawah, GUE TIDUR DENGAN SANGAT PULAS! HUAHAHAHAH. Oh bentar, gue lupa. Sebelom gue tidur, gue sempet sms-an sama Tomo. Awalnya dia ngucapin selamet ulang tahun. Tapi terus ujung-ujungnya berakhir pada minta traktiran dan ancaman kalo gue bakal dikerjain sama dia dan anak-anak 02 tahun kemaren yang biasa nongkrong di kostan Dodi. Oh, oke. Tadinya itu ancaman gak ngefek buat gue. Secara ajah, haduh, plis.. emang siapa deh gue sampe itu anak-anak pada mau repot-repot ngerjain gue. Mungkin anak-anak 02 lama yang disebut sama Tomo malah enggak kenal sama gue kecuali yang sekarang sekelas gue di 01 + Dodi. Jadi, yeaaahh.. Hahah. Gue gak gubris. Tapi terus Tomo nyuruh gue besok jangan lupa bawa baju ganti. DOEENNGG. Gue jadi curiga juga. Masalahnya, Tomo orangnya campuran agak nekat + agak gila + agak jail dan agak jelek *dikubur idup-idup sama Tomo* Nyaahaha, becanda. Tapi emang gue jadi kemakan juga sih. Jadilah, gue pun berniat bawa baju ganti ke kampus di keesokan harinya buat jaga-jaga ajah. Tentunya dengan catatan khusus kalo gue gak boleh deket-deket sama Tomo dalam radius jarak tertentu kalo mau selamet. SYAKAKAKAK.

Anyways, hari itu gue kalah taruhan sama Acid tentang berapa banyak anak kelas yang tau ulang tahun gue. Gue bertaruh ‘dikit, ato mungkin gak ada sama sekali,’ dan Acid berrtaruh ‘banyak, mungkin hampir separo lebih’. Dan, yes, gue kalah. Sial. Ingetin gue buat gak pasang tanggal ulang tahun gue di Facebook.


Dan btw, ini kado dari Mario :
 ‘Hee, gw ga biasa nulis tentang orang, apalagi cewe, tapi karena lo maksa-maksa mulu dan lo adalah sahabat gw yang agak-agak labil dan gila, maka gw ho oh-ho oh aja. Gw gatau gimana mulainya, nyet, tapi yang jelas : Do Not Hide Them! Gw tau lo ngerti maksud gw, kita pernah bahas ini soalnya. There are so much inside of you, just let it show. Talent, feeling, thoughts.. being too private is not good, ya know... Dan rasa pede lo.. ck, tolong dibenerin. Lo sangat berapi-api dan percaya diri kalau menyangkut bersenang-senang, tapi I don’t know where ya hide it all when it involves something serious. Rasanya langsung ilang begitu aja kalo udah menyangkut hal-hal sejenis itu. Hahahaha, anj*ng, bahasa gw sok tau tai kucing begini!!!! Gw tau lo nyantai (atau mencoba santai? you yourself know the answer), tapi ga semua hal harus ditanggepin secara santai. Lo tau lo bisa ngelakuin sesuatu, tapi alih-alih ngelakuinnya, lo malah bilang ga bisa dan ngebiarin orang lain yang ngelakuinnya. You know what I call it? Mematikan potensi diri. You used to that smart, so why try to put an image as an idiot? You used to able doing ‘your thing’ on your own, so why you’re acting like you cant do it now? We missed the bookworm inside of you. Sekarang lo bahkan udah jarang baca buku kan? Kenapa? Dulu lo susah diajak jalan. Alesan mulu, inilah-itulah. Tapi sekarang, malah lo yang hampir tiap detik ngajakin semua orang jalan. Itu kenapa? The change is good, but just so you know, me and the others just love you for the both sides, you-now and you-back-then. Jadi ya.. gw nulis begini sih biar di ulang tahun lo yang sekarang lo bisa mikir dan bisa lebih lepas aja jadi orang. Gw suka gregetan ngeliat lo nahan-nahan mau tapi pura-pura ga mau, bisa tapi pura-pura ga bisa, peka dan sensitif tapi suka pura-pura seakan lo gatau situasi. Hey, you might observate me and the others all the time, but you should kno’ that you’re not the only observator here. We observate and pay attention to you too’, so yeah.



Banyak omong juga ni gw hahahaha.



Tapi selain hal di atas, lo tau lo sahabat favorite gw, sister. Orang aneh yang selalu dengerin curhat orang tapi jarang banget curhat, padahal gw cowo dan lo cewe. Anj*ing, kesannya malah gw yang menye-menye kaya bencong. Hahaha. Orang yang loyal, royal dan mirip kadal (ups, becanda, its rhyme anyway). Orang yang menyukai kata-kata yang berima, orang yang suka music dan suka baca, orang yang menilai tinggi seseorang dari selera humor dan keekspresifannya.. that’s you. Orang yang selalu merasa paling salah kalo ngerasa sesuatu ada yang ga beres, orang yang paling anti dikasih tanggung jawab karena takut ngecewain orang yang kasih lo tanggung jawab, orang paling manja dan orang yang paling ga-manja dalam waktu bersamaan.. that’s you again. Cumi.. cumi.. kenapa juga lo aneh banget jadi orang.. ckcckkccck. Lo harus denger pendapat ditha tentang lo, ditha sama jagonya kaya lo dalam hal nyusun kata. Gw yakin dia lebih bisa mendeskripsikan lo daripada gw dan pastinya akan strikes to the point. Spoiler, kata ditha, lo orang yang ‘iya’ dan orang yang ‘tidak’ dalam waktu yang sama. Karena gw bloon, gw ga ngerti maksudnya. But I’m sure ya know what she means.



Gw udah gw bilang gw ga bisa nulis, jadi jangan bikin gw sakit ati dengan kasih komen pedes tentang tulisan gw ini. Hahahahahaha. Segini ajalah, sha, kalo mo nambah mending ngomong langsung aja dah nyok. Hahahaha.



||MARIO||’

Komen gue : SETAAAAANNNNN =)) ini tulisan macam apaaaaann =)) Yo, kesannya kok lo tulisan lo menjudge gue banget, yaaaaa? WAKAKAKAKAKA. Ah, kamprets. Karena gue udah janji ke empat orang ini untuk pasti-memunculkan-tulisan-mereka-di-blog dan tulisan-lo-bakal-original-dan-gak-bakalan-gue-edit, maka gue gak bisa buang tulisan di Oon Mario ke tong sampah. AAAARRRGGGHHH =))

OK, respon gue :
1.    I don’t do Whys, so keep the question for yourself! MUAHAHAHAHA >:)
2.    Ah, si Mario berlebihan *nutupin muka pake bantal dengan malu-malu* Gila, tulisannya mendramatisir keadaan sekali, syahahahahahah~~
3.    SETAN! Lo harus membayar gue mahal karena udah mempermalukan gue di blog gue sendiri!!! *timpuk Mario pake bantal  isi batu bata* *jedokin kepala sendiri ke tembok karena udah buat janji gak bakal janji ngedit tulisan ini*
4.    Readers, gak semua yang lo baca itu bener *siyul-siyul* Lah emang gue tidak bisa apa-apa, gimana dong?






Dan ini kado dari Manche :

Sori karena gue cuma ngasih link. Panjang soalnya kalo gue taro di sini. Nyahaha. Kalo seandainya MArion ngepost di blog dia juga pun, gue pasti bakal ngasih link doang. Sayang ajah dia ngirimin lewat email HAHAHAHA.


Dan respon gue soal kado Manche?
1. Terharu! Kebalikan dari komen najongable Mario, ini anak terkesan ngebagus-bagusin gue. I dont know, padahal gue bilang nulis yang jelek-jelek juga gak apa-apa.
2. Dan yes, tulisan dia mengenai gue tepat mengenai sasaran! Bukannya tulisan Mario enggak, cuma.. you can tell the difference here.
3. *hugs Manche* SHE'S MY BESTEST FRIEND! MESS WITH HER, MEANS YOU MESS WITH ME! >:) *matiin keps*
4. Anyway, again, gak semua yang lo baca itu bener. MUAHAHAH. Ternyata bukan gue doang yang suka lebay. Tulisan Manche juga terlalu melebih-lebihkan. Syahahaha. But, we all agree that her writings is great, yes? :)

Okay, then. There you go. I'll see ya in part 2!

(bersambung)

Friday, January 8, 2010

Eh, Eh (Nothing Else I Can Say)

First of all, mari kita panjatkan puji dan terima kasih sebesar perut Doraemon kepada Lady Gaga yang judul lagunya―yang mana sangat ubercool sekali itu―sudah saya pinjam untuk judul entry saya dalam kesempatan kali ini.

Second of all, saya mau gunting pita sebelum mulai blogging.

CKRESS *gunting pita*

*terdengar applause yang meriah dan superlebay dikejauhan*

Baiklah, gue tadi iseng buka archieve wordplay lama, baru inget kalo pernah buat yang ini. Heuheu. Gak jelas, tapi rasa-rasanya pengen dipost ajah gitu. Syahahaha.

REASON SCHMEASON


If i dont tell you what's on my mind
Doesn't mean i don't believe you.

If i dont show you what i feel
Doesn't mean you're not special.

If i never cry on your shoulder
Doesn't mean you can't be my shelter.

It's not you, it's me. 
Because sometimes these thoughts are too private to be spoken. 
Because this feeling sometimes too strange to be described. 
And sometimes it'd better to keep the crystals for myself.

Because one of us should be the strongest. 
One of us should be the cure. 
And one of us should keep on smiling. 
And that'd be you cuz as long as you keep those smiles, I can get through anything and i'm gonna be okay.


Ea ea ea. Judulnya BARU BANGET gue buat. Gue tau gak nyambung, tapi daripada gak ada judul. Gorok siah ku aing lamun maneh pada protes! *digorok duluan* Ngahaha. Segini isinya udah diedit, lho. Aslinya 1.675.206 kali lebih lebay, aneh dan panjang dari ini. AYEYY. Eh, jangan terbawa suasana, ya. Itu cuma wordplay, Sodara-sodara. Saya mah enggak se-emo itu sebenernya *pasang tampang inosen* Btw, 'YOU' di sini itu ceritanya jamak, jadi jangan pada kege-eran dulu, nyahahaha *diinjek* I didnt dedicate it to anyone, just another random thoughts. UYE.

Udahan ah. Mau tidur. Besok gue UAS Struktur Data, tapi gak mood belajar. Baru balik banget nih gue―jadi masih capek dan gak tau kenapa, gue mual. So yeah, just wishing me the best for tomorrow. Coding blablabla is not really my thing, you know. As a matter of fact, i dont think i even have 'a thing'. Whatevs. Ditambah lagi, gue nawaitu-gak-belajar. Sudahlah, resmi sudah bahwa hari esok akan suram.

Wave Goodbyes,
SHAZ

Tuesday, January 5, 2010

Proudly present : The Blog & Radio of Kosong Satu!

Ay yo, ladies and gentleman! Imma reppin’ the coolest yet the silliest, the craziest aaaannd the moron-est class ever here. Lemme introduce to ya this one time.

Aseeekk, sok hip-hop getoh gueee.. Syahahahaha.

Enggak, enggak. Gue serius. Karena kelas gue, 2IA01, itu kelas yan paling keren seantero jagad Gunadarma untuk tahun ajaran semester ini sampe semester ke sono-sononya, maka gue dengan bangga mempersembahkan :

Yes, people! We’re actually gonna rule the net world! HUAHAHAHA *halah lebay*

Yep, jadi kelas gue itu punya blog. Kerjaannya si Acid, tentunya, karena dia itu dewanya Blog alias Godblog *maksa* Intinya, dia yang ngurus semua-muanya. Tau-tau udah jadi gitu ajah itu blog. Yang gue inget, Acid sempet nanya via Twitter gitu. Nyuruh gue milih antara 01.mine.nu / 01.doesntexist.com / 01.dontexist / 01.mypets.ws. Tentunya gue yang polos dan tidak tahu apa-apa ini hanya bisa bengong dan bingung menjawabnya. Gue pun memilih yang 01.doestexist.com walaupun enggak tau sebenernya lagi milih apaan dan untuk apaan—wakakaka. Sempet curiga sih kenapa ada 01-01nya, tapi kemudian gue berpikir itu hanya nomor togel biasa yang ikut-ikutan nampang doang :p Jadilah gue pilih yang itu. Entahlah, waktu itu 01.doesntexist.com terdengar keren ajah :p

Tapi terus kemudian selanjutnya si Acid kembali menanyakan, “apa mendingan 01.office-on-the.net aja yee ?? wwkkw.” << (btw, ‘wwkkw’ ketawanya kayak gimana dah? wawakakaw?—red).

 Terus gue bilang cool (emang iya), tapi kepanjangan (emang iya juga) *digaplok Acid* Si Acid pun enggak me-reply lagi dan VOILA, next time I knew, si blog itu udah lahir ke dunia maya dengan ciamiknya *terharu* Dan gue bersyukur si Acid milih 01.office-on-the.net pada akhirnya. Coba lo bayangin kalo alamat blog 01 jadinya 01.doesntexist.com. Syahahahahah~ *dirajam anak sekelas* Ato enggak 01.mypets.ws. Bisa-bisa blog kelas gue disangka sebagai sebuah blog punya petshop yang menjual hewan-hewan peliharaan. BUAKAKAKAKAKAKA! *ngakak histeris* *dirajam lagi*

Oke, oke. Skip, skip.

Seiring waktu berjalan *tsah* blog 01 pun makin eksis di kalangan anak kelas. Dan semakin oke juga. Link blog anak kelas udah lengkap *jah, enggak penting gini gue* Entry-entrynya pun update terus, walaupun yang kebanyakan update ya si Acid sorangan. Syakakakak. Blog 01 ini juga dijadiin sebagai tempat share APAPUN yang bisa dishare ke semua anak kelas. Info-info, LA praktikum (ngehehehe) sampe games favorite anak kelas, PARAMPAA! =)) Gue tau beberapa anak bergender pria pengen nge-share ‘you-know-what’, tapi karena pada dasarnya kami ini adalah anak-anak yang budiarta budiman, inosen dan tau adat, maka hal tersebut tidak akan terealisasikan. WAKAKAKAKA. Well, mungkin nge-sharenya mah jalan terus, cuma terselubung dan enggak lewat blog 01. Nyahahah. Saat ini sih gue berdoa mudah-mudahan ada yang dapet kunci jawaban buat UAS & Ujian Utama, terus langsung dishare di blog *ngarep* MUAHAHAHA.

Satu hal yang agak-agak annoying buat gue di tampilan blog yang sudah sangat epic tersebut adalah satu kolom panjang yang isinya berita studentsite. Zzz. Iya, sih, emang penting :| :| tapi.. kesannya kayak iklan baris di Koran-koran. NYAHAHAHA. But overall, this blog is awesome-lah, walaupun popularitasnya menyaingi keeksisan Grup Kosong.Satu Gunadarma di Facebook. Ampun, deh, sumpah itu grup sepi banget =)) Digunain cuma buat nyampein LP dan jadwal-jadwal enggak penting. Syahahah. Tapi penting juga sih buat jarkom via message, soalnya anak-anak suka pada males ngecek grup ato blog, jadi untuk info-info penting harus tetep di message all member biar mereka pada ‘ngeh’. Najong, udah pada gede tetep ajah maunya dikasih tau mulu, woooo.. Ngecek sendiri di blog ato di grup dong wooo wooo wooooo.. *diinjek rame-rame sama anak sekelas*

Selain daripada hal tersebut di atas, yang mana sudah sangat aduhai sekali, Blog 01 juga mempunyai ‘senjata rahasia’ yang bisa bikin kalian mati gaya, mati rasa, terus mati suri. Fasilitas yang one of a kind, tapi bikin kalian nagih *well, gak juga sih*

Mari, mari. Saya perkenalkan…. *drumroll di kejauhan* TADAAAAAA~~




Yes, people! This is the most bizarre and craziest radio ever! Could you spell ‘ABNORMAL’?

Baca entry di Blog 01 yang ini, untuk lebih jelasnya.

Well, well. Pertama kali gue denger radio ini, I think IT IS SOOOO COOL! Selama ini gue mondar-mandir the net, tapi enggak pernah sekalipun terlintas untuk nyoba otak-atik radio beginian. Denger sering, but I never had the thoughts to make it on my own. Hmm, next time maybe when I get my modem back in my hand, can I? *ngikik setan* Of course, lagi-lagi Acid Maimen-lah yang ada dibalik semua ini, ckckck. Sungguh orang yang niat dan berbudi luhur sekali. But I like it, though.

Awal-awalnya sih lagu yang diputerin sih masih normal. Kebanyakan sih Maliq & d’Essentials ato enggak Ecoutez—diperkirakan sebagai selera pribadi sang DJ *lirik-lirik Acid* Syahahaha. Enggak masalah sih gue, selama lagunya enak dan gue juga suka :p Yang jadi masalah adalah hari-hari setelahnya dimana sang DJ mulai membuka requestan lagu dari anak-anak kelas. Requestan absurd nan ajaib pun berkumandang. Campur sari, dangdut, lagu anak-anak, lagu nasional, lagu soundtrack telenovela dan keroncong.

…………………

…………………

Gue enggak bisa berkomentar. Lo pada dengerin sendiri ajah deh, ya, dan rasakan sejuta sensasinya. Sumpah, sensasinya ‘WOW’ banget. Bikin lo mual-mual gemanaaaa getoh! But, you guys should REALLY check this radio out! It’s amazing. Gue request lagu aneh-aneh pun ada ajah gitu. Ckckck. Berikut lagu-lagu yang pernah muncul di playlist 01 Radio :

  • Belinda Schull & Martin Ricca - Amigos X Siempre
  • Gesang – Swasana Desa
  • Nina Bo Bo
  • Indonesia Raya (NYAHAHAHAH)
  • Poco-poco
  • Gantengnya Pacarku (Dangdut)
  • Goyang Senggol (Dangdut juga)
  • Anggur Merah
  • Soundtracknya Carita De Angel
  • Sountracks Disney <3 <3 <3
  • Campur Sari
  • Satu Nusa Satu Bangsa
  • Lagu Koes Plus
  • ……..
  • ……..
  • dll.

See? Lagu apa sih yang enggak ada di 01 Radio?! *sujud tobat* Ckckck, siapa deh itu yang ngerequest lagu-lagu tersebut. Sungguh sangat fangkeh. Dan labil.

Um?

Yaelah, biasa ajah kali. Jangan pada syok gitu dulu, pas dengerin juga ntar pada demen *shot* Syahahaha. Yah, intinya sih, segitu mah masih biasa ajah buat kita. Makanan sehari-hari—karena bagaimanapun kami adalah anak-anak yang punya selera musik yang luas, beranekaragam & tidak pandang bulu. Lagu semenjijkkan bulu hidung, lagu seasem bulu ketek, lagu secadas bulu kaki ato lagu se-sexy bulu dada (hoeeks) pun pasti dijabanin. MUSICA TUNGGAL IKA, my friends, MUSICA TUNGGAL IKA. Walaupun musiknya beranekaragam (dan aneh-aneh), tapi kami tetap satu jua *grouphugs anak sekelas*

Eits, tapi jangan salah. Di 01 radio juga ada lagu-lagu normal, kok. Lo mau pesen lagu Kangen Band, The Virgin, Eminem, Aura Kasih, Didi Kempot, ST12 ato siapa kek, maka kalo Tuhan mengizinkan dan jika tidak berpotensi menyebabkan kematian, Insya Allah DJ sarap yang jadi kuncen radio labil ini pun akan memutarkan lagu tersebut dengan patuh hanya untuk kalian. Minta ajah yang banyak, gapapa. Dia bilang dia ikhlas walaupun enggak dibayar. Yang penting ada yang dengerin , katanya. SYAHAHAHAH~ *dibakar idup-idup sama Acid* Ampun, Cid, ampun. Lo enggak se-desperate itu kok xD Kalo mau request, shout out di sini, ya :)

So yeah, Guys. Walaupun ada embel-embel 01-nya, but you can really visit our blog and of course, listen to our radio. It’s for public and it’s free—cuma kalo kalian mau ngasih sumbangan dana ato makanan ato baju ato apa gitu, itu bakal membuat kami gelar sejadah, pake mukena dan langsung bersyukur sekali. Nyahaha. Dari kedua media tersebut, kalian bisa mendapat gambaran nyata tentang kesehatan mental para anak jurusan Informatika :) Dan kami tidak bertanggungjawab sepenuhnya bila animo pendaftar untuk masuk jurusan Teknik Informatika di seluruh Indonesia tahun depan jadi menurun drastis setelah berkunjung ke blog dan radio kami. YAEYALAH, lagi lebay banget enggak jadi masuk TI gara-gara dua media ini doang woo.

Sedikit spoiler, sodare-sodare, lagu-lagu absurd biasanya diputerin malem-malem. Sekitar jam 20.30 gitu, deh. Emang kata orang-orang juga, efek obat penenang untuk penyakit gila & rabies udah abis sekitar jam 21.00-an, jadi yah.. harap dimaklumi. Siang-siang biasanya lagunya normal, walau kadang suka nyempil lagu keroncong dan dangdut—tapi hey, what’s with those two genres? Those are actually pretty cool, walau harus gue akui gue masih suka senewen kalo denger keroncongan. Nyahahah. Tapi keduanya musik asli Indonesia, loh, makanya 01 ingin membudidayakan budaya Indonesia dengar memutar lagu-lagu tersebut *pret, pengalesan enggak penting* So you’d better stop complaining. Talk less, listen more. Ato lebih tepatnya, Talk less, request more. AYEEYYY!

O iya, kalo kalian mau request, jangan lupa awali dengan Bismillah dan Audzuubillahiminassyaitonnirodziiiim. Intinya, BER-DO-A. Buat jaga-jaga ajah *siyul-siyul*

So, we’re waiting YOU to visit us! Join us & tell us what you think about both the radio & the blog. HAHAHA. We’ll welcome you :)

Salam kecup mesra,
Mwah, mwah!

Friday, January 1, 2010

Still, New Year's Hype on H+1 Oh, Man.

Oh hi, You, Freakin' Ass-hole Reader!

Okay, I'm jokin'.

Hey, first post in 2010! Muahahaha. 010110, jih, sumpah. 010110 beneran ngingetin gue akan Binary Number, yuck! Mungkinkah ini pertanda gue akan mulai mempertunjukan kecintaan gue akan Dunia IT lahir batin seperti layaknya temen gue, Acid? Bilakah mungkin, apakah ini bencana? *slapped* Ahahaha, becanda, becanda. Kemana deh ini jiwa "Anak IT" gue? Oh, forgot. Never have it, you know. Syahahaha.

Anyway, hari pertama di tahun 2010 ini bener-bener gue buang percuma doooong~ Kenapa? Karena gue gak ngapa-ngapain selain online, makan, nonton DVD (A LOT OF DVDs!), boker, nelepon-ditelepon daaaaan.. mandi. Thank God gue inget mandi *nyengir* Satu hal yang belom gue lakukan adalah tidur―yep, dari kemaren pagi sampe detik ini, gue belom tidur lagi.

...
...

Yeah, shut up. Don't try to lecture me about sleep-is-important, you-should-have-enough-sleep and blablabla.. STOP! I know that! It's just that i don't know why my eyes stay open no matter how tired i am. Last night was unpredictable, but i gotta admit that i was pretty.. happy. Maybe that's why. Does happiness make you forget to sleep? Hmm.

Bentar. Slow down. Mulai dari awal.

Jadi gini, kemaren malem gue batalin rencana gue sama para boteng yang akhirnya mau ke TMII & lanjut ke puncak *eyesrolled*. Maksud gue―okay, it was not gonna work because it was just another immature plan. Orang-orang lenyap, sementara orang-orang yang tersisa linglung. Dan oke, yang linglung itu termasuk gue. So yeah.. since i could smell the situation, i decided to cancel it earlier. Earlier is better. And you know what, i think it didn't make any different cuz no one complained. Hah, now you see what i mean. Satu hal yang kadang-kadang gue lupa dari boteng-boteng adalah mereka orang-orang spontan yang akan lebih baik melakukan apa-apa tanpa rencana. They SUCK with all the planning thingy *disembur aer raksa* WAKAKAKAKA.
So well, no regret. It was just New Year, so what?

Berasa rada relax karena gak perlu siap-siap mau pergi whatsoever, gue mandi, ganti baju rumah, trus naek tempat tidur sambil ngemil Jolly PopCorn yang gue beli di Indomart. Another movie time―oh, heaven. Tapi ASTAGA, sekitar jam 6 gue di telepon Ganesh.

(via telepon)
Ganesh : Hey, bitch, put your clothes on in 10.
Gue : Hah? Apa, deh, Nesh, gue―
Ganesh : like, NOW!

Click. Telepon mati. Ck, eek emang tuh orang satu. Sebelomnya, jangan kaget, ya, Sodara-sodara. Bahasa yang gue pake sama Ganesh emang suka rada ekstrim. Tapi itu bukti sayang, sebenernya. Bukti sayang laen antara gue-Ganesh misalnya ngelus kepala pake kaki, colok idung pake garpu.. You know. Those kinda things.

Okay, i lied. Tapi otak temen gue yang satu itu emang udah gak berfungsi. Ini beneran.

Shessh, whatever.

Balik ke topik. Karena gue pikir anak BSC harusnya lagi ada di ANYER & gue pikir Ganesh cuma iseng, maka gue hanya misuh-misuh terus balik nonton. Jam 7 malem gak ada tanda-tanda kehidupan dari mereka. Bagus, safe and sound. Jam 8, gue di telepon lagi. Gue pingsan berdiri. MEREKA. PARKIR. DI. GOLDEN. STICK. DAN. MEREKA. NUNGGU. GUE. Fvck. Gue langsung ribet sendiri. Ambil baju & handphone, nyisir dan cuma pake sendal comfy buluk gue. Gue mau nyamperin mereka bukan mau ikut jalan, tapi mau ngusir mereka pulang. Syahahah. Sayang bukan BSC namanya kalo enggak melakukan tindakan kriminal. Gue pun diculik paksa, ditarik-tarik kayak kebo supaya ikut jalan, ckckck. Kalo ada yang bisa maksa gue jalan, ya cuma mereka, deh. Naga bunting, buaya laper, ratusan ribu ninja-berani-mati sampe pager kawat seratus lima puluh ribu volt pun bakal mereka hadepin buat nyulik gue doang. Sialan, niat banget. Thank God gue pake jeans panjang dan cardigan, walaupun gue cuma bawa handphone tanpa duit sepeser pun (iyee, nyet, gue gak sempet bawa dompet) dan beralaskan sendal buluk. Gosh.

So, here we go. 8 orang ngebolang gak jelas.

Err, gue lagi males nyeritain detail-detail, tapi cuma ini yang bisa gue kasih tau : 23.00 ++. Monas. Keliling pake mobil. Countdown. Terompet. Fireworks. Random chit-chat pinggir jalan. Capek ketawa. Makan. Gak tidur. 05.00. 07.00. Kostan. Nah, selanjutnya silakan karang cerita versi sendiri deh tuh. Sesuai perjanjian, gue gak cerita banyak tentang BSC―selaen fakta gue juga males nyeritain tentang mereka. Gak penting gila *dismackdown* Nyahahaha.


Intinya, sampe kostan gue langsung tepar. Capek dan gak bisa tidur. Akhirnya lanjut nyetel film di laptop yang belom sempet gue matiin. Zzz. Gak ketiduran juga. Anying. Chat sama orang (yaeyalah, masa sama bangke tapir)―MASIH kagak ketiduran juga. Astagfirullohhh, harus ya gue minum Bayg*n & ngemil semir sepatu dulu biar bisa tidur? Doh.

Oke, jadilah lo tau kenapa gue blogging sekarang. Karena gue mati gaya. Abis ide mau ngapain. Lo bayangin ajah, daerah kostan sepi; ke Margo mau jalan galau sendirian pun gue capek ; mau ngerjain LA, gak mood kalo belom kepepet deadline ; nelepon Manche mau maen, juga kagak diangkat.

UASUUW. LIFELESS BANGET INI IDUP GUE! HUAHUAHUA.

Udah dulu, deh, ah. Mau.. Mau.. Ah, gak tau mau ngapain! Yang jelas, apapun selain ngelanjut blogging ini :| So, yeah. BYE?


Ps. BOSEEEEENN!

PPs. Gue ganti skin lagi, ada yang sadar? *kedip-kedip* Rada beda dari tipe skins yang selama ini gue pilih, sih, tapi yah.. why not try something different, right? Won't kill me anyway. Or not. Eh, not bad kan ya? Apa aneh? Need some feedbacks :|

Wednesday, December 30, 2009

The Whole New Year Celebration Thingy


Okay. This is soooo not happening!
We’re supposed to celebrate new year’s eve together but then things changed and I HATE IT! WHYYYYYY?


Okeh, okeh. Biar gue napas dulu.


Fine, I’m good now. Tapi tetep bete. Huh. Malem ini malem taun baru, sodara-sodara, dan gue masih belom tau malem ini gue mau ngapain sama boteng-boteng. GRR, ngeselin abis. Dan ini semuanya gara-gara satu kata yang enggak banget! ‘Praktikum’! GRAAAAO. Gue jadi pengen makan orang ngedenger kata itu lagi!


Sebenernya bukannya gue belom punya rencana sama sekali. Bahkan sebenernya keluarga, temen-temen gue di Bogor dan BSC udah ngajakin malem taun baruan bareng. Tapi dengan songongnya gue tolak karena, well, gue pengen ngerayain taun baruan sama boteng-boteng—entah kenapa—sampe-sampe ajakan menggiurkan ke Anyer (PANTAI!) dari BSC pun gue tolak *ngurek-ngurek tanah penuh penyesalan* Gue udah pernah ngerasain celebrating New Year’s Eve sama keluarga dan BSC dan belum sekalipun ngerasain pergantian tahun sama para boteng-boteng dan GUE PENGEN BANGET! Taun lalu gue enggak merasakan selebrasi apapun karena gue demam-campur-campur di kostan (sebenernya gue seneng juga sih karena enggak harus ribet berhadapan dengan macetnya jalanan, tapi jadinya enggak bisa ikut anak-anak jalan deh, zzz) dan gue enggak mau dalem gue keadaan sehat seperti sekarang pun gue malah diem-diem doang.Tapi ternyata tahun ini pun sepertinya akan sama ajah. Ihhhh!


Awal desember tuh sebenernya Arum udah mulai ngerengek-rengek mau tahun baruan di tempat yang banyak kembang apinya dan anak-anak yang laen pada enggak ada masalah; setuju-setuju ajah. Dan karena keterbatasan waktu dan izin dari beberapa anak (enggak termasuk gue *siyul-siyul penuh arti*), maka tadinya diputuskan bahwa kita bakalan ‘mangkal’ di monas ato ancol. Yeah, standar—but it’s not about where you’re at, but who you’re with, jadi buat gue pribadi, selama gue barengan sama para boteng, dimana pun tempatnya ya enggak masalah. Asal jangan di tengah rel kereta ato pinggir jurang ajah *ditabok*


Yep, yep. Kita tau kalo jalanan ke arah dua destinasi itu bakalan MACET PARAH, makanya kita mau start jalan dari sore atau siang sekalian. Kalo seandainya harus berangkat nyubuh dan pake acara gelar tikar di depan monas pun bakal dijabanin saking niatnya. WAKAKAKAKA. Gak ding, lo sangka kita gembel apa, haa?


Itu tadinya.


Tapi terus ada berita menggemparkan.


Kelas 2IA02 harus menjalani jadwal praktikum di malam tahun baru sampai jam setengah delapan malam. Oh. Gue langsung gelar sejadah, pake mukena dan sujud syukur. Gue pikir kelas gue ajah yang punya jadwal semena-mena dan durjana. MUAHAHAHA. Untung bukan kelas gue yang praktikum malem tahun baru *ditampol rame-rame sama anak 02* Tapi kemudian gue inget kalo Manche sama Indy itu anak 02.


ZZZ. Dunia gue hancur.


Berkeping-keping.


Menyakitkan; bahkan lebih menyakitkan dari diputusin pacar.


....


....




Eaa, lebay gue. NYAHAHAH.


Tapi beneran, deh. Bete gue. Kenapa deh itu praktikum kelas 02 enggak bisa diganti harinya? Gagal deh rencananya. Setengah 8 baru selesai, man, siapa juga yang mau start jalan jam segitu? Sampe perayaan tahun baru 2011 juga belom nyampe tujuan kali saking padetnya—oh, oke, yang ini gue lebay lagi *digebukin* Jangan jauh-jauh mau ngerayain taun baru deh, mereka tuh enggak mikir apa sama mahasiswa yang harus balik ke rumahnya yang jauh abis praktikum di malem taun baru yang notabene bakal rame segambreng gitu? Kalo cowok, lah kalo cewek? Kasian mampus T.T gue pernah banget deh ngerasain ngebolang naek ANGKUTAN UMUM di malem taun baru dan hasilnya lecet-lecet kaki. WANJRET, Raghiel sama Mario sampe gue musuhin seminggu gara-gara bikin taun baru gue jadi memori paling kelam seumur idup gue. BUAKAKAKAKA. Dan gue menyesali kenapa gue di umur lima belas tahun dengan tololnya pasrah-pasrah ajah dipaksa jalan KAKI ke monas sama dua orang itu, sementara Ditha, Ganesh & Putra enak duduk dalem mobil. Shit abis. HAHAHA. Lah, jadi curcol =))


Pesan moral #1 dari entry ini: Praktikum itu kejam dan praktikum itu bisa menggagalkan rencana kumpul-kumpul *bah, pesan moral macam apa ini*




BTT.


Okeh, gini intinya. Gue sampe gegulingan labil gini bukan karena gue merasa tahun baru (atau dalam kasus lain: ulang tahun, zzz) adalah suatu momen yang superior dimana gue punya segudang daftar resolusi dan harusnya gue merasa sayang banget buat hal ini untuk dilewatin sampe nangis-nangis darah—I mean, hello? For real? I never really take New-Year-Moment seriously, you know. Kalopun gue semangat banget, itu karena gue pengen ngumpul sama temen-temen gue. Euphoria ngumpul bareng yang seru-seruan semaleman penuh itu yang gue incer. Moment yang terekam dalam memori gue saat kita duduk-duduk & ngobrol ngalar-ngidul random nungguin countdown padahal hari biasanya mereka udah pada molor kayak kebo abis kerja rodi dan gue pengen ngelakuin itu bareng boteng-boteng. Huahahaha. So, yeah, alesan gue semangat pas ada perayaan tahun baru cuma satu dan simple : waktu maen gue sama temen-temen jadi tambah panjang, UYEEE! Soalnya, here’s the thing. Arum & Indy susah banget dapet izin untuk ngumpul sampe malem. Padahal, ya, ngumpul sampe malem a la gue dan temen-temen gue itu BUKAN tipe-tipe yang masuk club, dugem joget kayak orang mabok, minum alcohol, nyedot kokain, nari striptease & party like a rockstar gitu—WETS, WETS! Gila apa? Ekstrim abis. Gue ngebayanginnya ajah udah merem melek ngeri. NYAHAHA. No, no. Kami tidak segaul dan tidak sepopuler & se-‘hip’ itu untuk melakukan tindakan-tindakan yang dianggap ‘keren’ (katanya) tersebut :) Gue dan temen-temen gue paling ngapain, sih? Jalan-jalan muter-muter pake motor ke tempat-tempat yang super biasa, tapi melakukan hal-hal yang luar biasa kayak makan beling, jalan di atas api, terbang, sulap—*disepak* ; duduk-duduk sambil ngegaring labil; foto-foto; makan—that’s it. Dan itu yang gue suka dari mereka : jalan sama mereka beneran ngebolang. Ketawa lepas. Satu orang bertindak norak, yang laen enggak nyuruh diem tapi malah ikut-ikutan bertingkah tambah norak (wakakakak). Malu, ya, malu bareng-bareng. HAAHAHA. Makanya, entah kenapa gue ngebayangin bakalan seru banget kalo seharian dan semaleman gue bisa bareng-bareng mereka. Sayang beribu sayang—mari balik ke topic awal—ada sesuatu yang kampret bernama ‘praktikum’.


And you know what, karena enggak mungkin kita ninggalin Manche & Indy hanya karena mereka terjebak praktikum, maka kita pun ganti rencana. Dan dalam hal ini, BENER-BENER GANTI RENCANA! Upil semalem sms gue ajah dong, bilang kalo dia mau balik ke Sukabumi. Hoeeks. Gila, makin gak kejuntrungan ajah inih. Tega-teganya wanita pemakan jengkol itu ninggalin gue di Depok dengan penuh kegalaun. Trus semalem juga Assa sms gue.


(via sms)


Assa: Sinto tau bru mau k mana nh?
Gue : Tau deh, gue gimana anak-anak ajahlah. Tapi manche praktikum coba smp setengah 8, sa. Gak mungkin kita start jln jam segitu. Gila apa.
Assa : Trus enak’a gmn? Waduh malem taun bru mash ad praktikum.. Mash jaman tuh.
Gue : Tau tuh ah. Kan gk mungkin kita ninggalin Manche. Td knp gk ngomongin sm upil + arum dah? td gue di D sih.            
Assa : ya enggk ditinggalin jg. Ntar dy nangis kan repot.. ada ide tmpat yang enak untk liat kembang api ga?
Gue : zzz, nangis. Yah, kalo mau liat kmbng api yang bner2 wah sih ya setau gue plg deket emang di ancol + monas. Ato mau kita beli sendiri ajah kembang apinya? Wakakaka.
Assa : nah itu tau. Udah lu aj yg atur, lu jg yng beli kembang apinya hahaha.

ZZZZ. Dasar si Assa bangke. Kagak menolong sama sekali. Kurang ajar pula nyuruh gue yang beli kembang api.


Setelah itu, gue pun masih ngomongin rencana taun baruan sama arum via FB Chat. Makin labil ajah. Masa ujung-ujungnya mau nonton malem ajah. Di Botani Square Bogor. Arum, Abang, Assa, Gue, Manche & Gusti. Bujug, akan tampak seperti triple date di mata orang-orang awam. Muahaha. Jah, mending gue pulang ajah sekalian itu sih. Nyokap gue pasti jantungan galau ngeliat anaknya ngetok-ngetok pintu tengah malem di malem taun baru padahal beliau udah wanti-wanti gue biar enggak pergi jauh-jauh kalo mau taun baruan. WAKAKAKAK. Bisa langsung kena vonis dipinggit satu tahun gue di rumah =)) *dicakar nyokap*


Sebelom Arum off dia malah sempet-sempetnya bilang ‘ntar kabarin gw lagi ya ta’. Hmm, bagus. Semuanya ajah gue yang urus. Kalo mau gue yang urus mah ayo dah kita nginep di rumah sapa gitu, trus duduk-duduk di genteng sambil nyalain kembang api & petasan. Yang penting buat gue sih ngumpulnya doang soalnya *digamparin boteng yang laen* MUAHAHAHAH~


Ah, teuing. Pesan moral #2 : Buat rencana sama para boteng ujung-ujungnya akan berakhir penuh kegalauan karena semuanya akan dilimpahkan ke gue. Setan *tabokin anak-anak*


Ah, yasudahlah. Kalopun acara tahun barunya bener-bener gak ada, gue online ajah. BRUAKAKAKA. Ayo sini yang mau countdown bareng gue. Confrence ajah apa kita? Syahahaha. Ato enggak, gue lanjutin baca dua novel yang belom gue selesein. Ato yang paling cadas : ngerjain Laporan Akhir Praktikum SIAK & belajar buat ujian praktikumnya tanggal 4. Duh, gue tuh bener-bener mahasiswi teladan. Ckckck.


Haisshh, mari tinggalkan topic rencana perayaan tahun baru yang gagal itu.


Anyway, karena tahun 2009 hanya tersisa beberapa jam lagi. Gue pengen ngereview dikit. Umm, oke, sebenernya gue bukan orang yang bisa inget semua momen dalem idup gue. Biasanya sih gue cuma ngejalanin, terus cepet lupanya lagi. Ahahaha. Sedikit gejala short-term memory syndrome, teman. Jalan salahkan gue *alesan*


Oke. Tahun 2009 diawali dengan gue yang masih bersama dengan anak-anak Nanonine selama 6 bulan pertama. Selama itu, gue sering banget jalan-jalan dan menghasilkan sampah berupa foto yang jumlahnya sekitar 10.000 lebih kalo mau ditotal. BUAHAHAHA.


di monas



monas lagi



di sukabumi





waktu kaki gue kelindes & dirawat manche (nyahahah)



 
waktu futsal Nanonine



waktu buka puasa bareng Nanonine


Selain itu, ada kejadian ceplak-ceplok telor pas Ulpi, Manche & Arum ulang tahun. Pas Febri ulang tahun gagal karena sang target udah keburu kabur duluan. Anying. Selain itu, selama liburan semester, antara para boteng punya hobi baru, yaitu conference call ngalong tengah malem-subuh. Dan itu nyaris tiap malem, nyet! Gila, gue kangen banget masa-masa itu. Untungnya gue sempet ngrecord beberapa conference waktu itu—HAHAHA, gue kurang kerjaan banget. Tapi it was all worthy. Gue pengen sesuatu yang konyol kayak yang gue & temen-temen gue lakuin bisa ada kenangan otentiknya. BAH. APA DEH, GUE NGOMONG APAAAAANN COBA~~ KENANGAN OTENTIK! WAKAKAKAKAKA *dirajam dosen bahasa indonesia*


Setelah itu, kita harus pisah kelas. Momen perpisahan di puncak, lengkapnya bisa di baca di entry ini. Hahaha. Dulu gue berasa banget sedihnya karena harus pisah pas gue ngetik entry itu, tapi yang berasa sekarang adalah bahwa kenangan itu ‘menyenangkan’ sekaligus menyadarkan gue bahwa teman-teman gue adalah manusia-manusia labil *ngakak gelindingan*





Selanjutnya, enam bulan terakhir ini, gue dapet temen-temen baru ternyata sama gila dan menyenangkannya, sementara di sisi laen, gue juga masih bisa bersenang-senang dengan sahabat-sahabat lama gue. I’m sooo happy to have ‘em. Mereka bukan hanya pinter, tapi juga kocak dan bisa diajak maen (belom pernah maen sampe jalan-jalan bareng sih), tapi ya, gue ngerasanya udah clique ajah sama mereka. Baca entry ini, kalo mau lebih jelas—walaupun itu entry enggak jelas juga sih *plakkk!* nyahahah. 


 
 



Di awal gue kenal mereka, yang paling gue inget adalah komen-komen oon di notes fb gue mengenai jadwal praktikum (ah, shit, sensitif gue denger kata praktikum). Selanjutnya chat-chat di YM dan conference labil nan random yang tentunya juga di YM. HUAHAHAHA. Selama bareng 01 juga gue galau selama UTS. Nyahahah. Oh iya, gue banyak galau juga di tahun 2009, kacau parah. Sialan.


Tahun 2009 juga adalah tahun dimana kaki gue kelindes motor, mulai nyampah di Twitter bersama antek-antek Kerajaan Setan, gue putus sama si Mister (tapi nyambung lagi, ding *ditabok*), dan saat dimana gue bener-bener vakum dari IH. Talking about IH, gue kangen RPGan mampus! And you know what, gue berasa beneran lost contact sama member IH, padahal dulu gue sebel banget sama Alex yang ilang dari peredaran IH setelah dia sibuk kerja dan berkeluarga. Anying, sekarang malah gue yang kemakan omongan sendiri. Anak-anak IH pasti udah lupa sama gue *sigh* Gue juga kangen CF bareng anak IH yang pada labil namun Epic tersebut, syahahahahah *hugs all staffs and members*


Momen terakhir yang gue inget adalah waktu gue ulang tahun. ZZZ, betewe, gue belom ngepost entry tentang ulang tahun gue, ZZZZZ. Nungguin kiriman ‘kado’ dari 3 orang dulu nih baru bisa dipostin, jadi yah.. detail lengkapnya ntaran ajah deh ya. Yang jelas gue seneng banget karena walaupun gue sendiri enggak terlalu excited dengan perayaan ulang tahun gue, tapi temen-temen gue udah bela-belain bikin surprise kecil yang menyenangkan dan ‘bau’ and I totally appreciate that. Hihihhhihi.


Fine. Sebenernya gak perlu di review pun, sebagian besar isi blog gue adalah momen-momen yang paling gue inget selama tahun 2009. HUAHAHA. Tinggal baca-baca entry lama ajah. Swt.


I know I haven’t been such a good girl this year. I didn’t do anything that made anyone proud. In fact, I was just playing around. Dan gue tau itu dengan sadar. Next time, gue janji gue bakalan coba untuk lebih baik. Pret cuh, janji palsu. Nyahahaha.


Gue belom punya resolusi untuk tahun ini. Mungkin ntar kalo udah kepikiran, bakalan gue post di blog. Later. Gak tau kapan. Gue bukan tipe-tipe orang yang menganggap sebuah resolusi dan perubahan kea rah yang lebih baik itu harus dilakukan pas tahun baru ato ulang tahun doang, sih. Saat gue udah dapet pencerahan mau berubah dan gue bener-bener niat, gue bakal berubah saat itu juga. Detik itu juga. Gak perlu tanggal 31 desember atau tanggal 21 desember atau nunggu ada orang yang maksa gue untuk bisa melakukan perubahan itu. So yeahh, resolusi tahun baru sebenernya buat gue hanya reminder kecil yang gak penting-penting banget. NYAHAHA. Tapi gue lakuin buat seru-seruan ajah xD Apa deh ah, random lagi kan tuh.


So anyway, for everyone who thinks this is important..



HAPPY NEW YEAR 2010! May we’re becoming the better person who’re ready for whatsoever that will come tomorrow. May the previous years also become the lessons to learn. Do not make the same stupid mistakes. Think and do it right. Be grateful because we’ve got a shot to live until now—and hopefully until the end of 2010 or longer. CHEERS! *tiup terompet, tebar konfetti*


Btw, gue baru nonton prosesi pemakaman Gus Dur. Innalillahi Wa Innailaihi Roji'un. Which mengingatkan gue kalo emang banyak banget orang-orang hebat yang meninggal tahun ini. Mantan Presiden Soeharto, Michael Jackson, Mbah Surip, Brittany Murphy dan tahun ini, tepat semalam, ditutup dengan meninggalnya Gus Dur. What a very hard year for all of us losing those great people. Semoga amal dan perbuatan mereka diterima oleh Tuhan YME. Seriously, it's sad. Semoga tahun depan semakin orang hebat bermunculan dengan semangat yang sama dengan mereka yang sudah berpulang ini. Hilang satu, tumbuh seribu, right?




BYE, 2009! YOU'VE BEEN MY UPS AND MY DOWNS AND I'M GOING TO REMEMBER EVERY SECOND OF IT :)

Monday, December 28, 2009

Never There

where are you?
you said you will always be there
you said you will hear all the crap i say
you said you will always be around
you said you will always be with me through the highs and the lows

i put my trust in you
you give me hope

but
empty words
broken promises
darling, you were not there
and you are not here either
i'm looking everywhere
no, no, you're not there
you have forgotten
and thats okay

i know its not even real from the first place
you said it all, you broke it all
i'm a mess and i'm used to that
but i'll be fine

do not apologize
i'm the one who should thank you
you were the one who put hopes in my head
or should i call it 'dreams'?
because it never came to reality, anyway
but it made my day when you said like you meant it

...

yes, you were never there
you were too far away when i needed you the most
probably didnt even care
no surprise, who knows
and it's alright
i'm not gonna cry
i'm okay
and unlike you, i mean every word i say :)

Wednesday, December 23, 2009

Yo, It's Me Updating!

Tebak gue dimana? Dipinggir jalan masuk gang kostan gue.

Tebak gue ngapain? Nungguin jemputan yang nyeret paksa gue balik ke Bogor.

Tebak gue lagi berasa apa? Mati gaya, diliatin mas-mas penjual rokok pula. Kampret. Akhirnya gue duduk ajah di kursi kosong, trus.. blogging. Haishh. Kalo ada piso, gue bunuh diri deh sekarang juga. Detik ini juga gue berasa lifeless abis! WAKAKAKAKAK. Udahlah, mari mulai ngeblog.

December―my favorite time of the year! Hahahh. So much things to tell and share, just wait til I finish the drafts. Gosh, i've been fighting with the time just to make the whole drafts posted just in time, but some people ruined it all! Damn you, guys. Heu.

As you know, i was having my birthday on Monday―December 21st―dan gue udah menulis sesuatu tentang itu. Tentang anggapan konyol gue pada tanggal itu dan anggapan konyol gue tentang tanggal sesudahnya. Just wait and see. Gue hanya perlu nunggu 'kado todongan' dari Mario, Ditha, Ganesh dan Manche, baru gue akan mempostkannya di sini *elus-elus blog* Doain ajah mereka cepet-cepet nyelesain tugasnya. Bulukan juga itu tulisan kalo kepending gara-gara nungguin mereka.

Btw, nanti malem adalah Malam Natal dan gue akhirnya mutusin balik ke Bogor. Kata adek gue, baliknya gue ke Bogor masuk kategori keajaiban Natal, karena kejadian langka banget gue mau balik ke rumah. Nyahahaha. Goblok, ngerayain Natal juga kagak. Haha. Yeah, gue juga bingung kenapa gue tiba-tiba pulang. Oh, gue inget! Nyokap ngambek gara-gara minggu kemaren gue gak pulang padahal libur 4 hari. HUAHAHAHA. Di samping itu, gue juga mau merajuk ke nyokap minta kado buat ulang taun. Dari waktu itu gue mupeng Gladiator Shoes warna Caramel yang edgy banget, cuma mahal. Mudah-mudahan dibeliin *digampar bolak-balik* HAHAHA.

Pulangnya gue ke Bogor tampaknya meninggalkan kegalauan di hati Manche. Dia ngerayain Natal gimana, ya, tanpa gue? (MUAHAHA. Berasa penting gitu gue.) Katanya sih dia mau ke rumah Kak Irene buat ngerayain Natal pas tanggal 25nya, tapi berarti pas tanggal 24-nya―malem Natal―dia sendirian dong di kostan?! Oh, man. Natal buat dia sama ajah kayak Lebaran buat gue. Dan gue tau rasanya mau ngerayain malam sebelum hari besar keagamaan tanpa selebrasi apapun. Sucks abis. Apalagi dia jauh dari keluarga dia di NTT, jadi yah.. it's sad, i know. Seandainya gue gak pulang hari ini, gue pasti nemenin dia semaleman. Mau dia dandanin gue jadi kayak pohon Natal juga bakal gue jabanin. Hahaha. Tapi yah, apa mau dikata. Gue harus pulang. Mau ngajak dia ke Bogor pun, gak enak. Ntar dia malah semakin jauh dari nuansa Natal―you know what I mean. Jadi ya, gue berdoa ajah semoga dia gak nangis ato apa kek gitu gara-gara kangen keluarganya. Dan semoga juga selebrasi Natal dia bareng Kak Irene menyenangkan. Haha.

Ini kenapa gue jadi ngomongin Manche coba? Nyahaha. Random abis. Gue ngeblog gak guna gini. Syakakakak.

Hadoh, mana deh ini yang mau jemput gue? Lama betul, malu ini gue duduk di depan dengan celana selutut plus kaos PLUS tas laptop ransel isi macem-macem PLUS sendal jepit pink. WOT? Disaster abis. Mirip Lara Croft yang mau hiking ke Gunung Salak, zzz. Dan Kak Barli nan tampan itu barusan ajah lewat. AH SHIT. Hancur sudah harkat dan martabat gue. Sudahlah, yang penting gue eksis.


..........

...,......

Kenapa nunggu 10 menit itu berasa nunggu 100 abad, which is 100 x 100 = 10.000 tahun? *gak penting abis*

Sekarang gue tau gimana perasaan Edward Cullen. Oke, kenalin, gue Shinta Cullen.

Udahan ah, gue mau ngamatin jalan di Depok ajah―BTW, MAMPUS, SI KAKAK TAMPAN BARU AJAH KELUAR MASUK WARNET DEKET GUEEE! Plis, jadiin gue kurcaci dooooong! *bunuh diri*


NB. Ingetin gue buat ngapus entry random ini kalo gue udah sampe Bogor. Gue pasti menyesali keputusan ngepost nih entry. Ckckck. Cacat.