AAAAAAAAHHHHH.
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHH~!
Galau gila isinya! Hahaha. Yah, well, gue gak merendahkan 'galau' sih, ya, cuma jijik ajah gitu baca sisa-sisa kelabilan diri gue tempo dulu di sini. In public places. Di mana sebenernya bukan gue doang yang tau alamat blog ini *bunuh diri*
Gue udah lama gak berkunjung ke blogspot. BANGET. Kenapa? Well, antara malu sama sibuk sih sebenernya. Malu karena gue - melebihi siapapun - tau segimana galau isi blog ini (bwahahahah) dan sibuk ya karena gue emang belom sempet nulis yang panjang-panjang.
ANYWAY. First time when I get back here, I feel like deleting all the posts. I mean, yes, see the posts for yourself. Galau, banyak typo dan kesannya sok lucu dan asik banget gue pas nulis post-postan itu. Blah. Shame on me. Tapi well, setelah gue pikir-pikir lagi, dengan menelan semua rasa malu gue, gue batalin rencana ngapusin semua post di blog ini. EAAAA. Damn, ternyata gue masih labil. Hahaha.
Ya, balik lagi ke rencana awal pembuatan blog ini, sih. Dulu, gue membuat dan menamakan blog ini "Life Flash Before Eyes" bukan sembarangan buat dan bukan sembarangan namain. Gue tau kalo tujuannya adalah sebagai catatan buat diri gue sendiri. Tempat gue (mudah-mudahan) bisa merendah saat gue tinggi, tempat gue bangkit saat gue jatuh, cambuk gue, semangat gue, urat malu gue, surat peringatan gue, medali kemenangan gue, hantaman kekalahan gue, cermin gue, pisau dua sisi gue.. Time capsule yang gue tanam sendiri dan akan gue temukan sendiri lagi nanti. Gue pengen suatu saat gue balik dan membaca postan ini, gue mengalami suatu kilas balik. Bisa ngeliat lagi kelebatan-kelebatan dari scene-scene yang gue ceritain dalam setiap post; cerita gue dari sisi gue sendiri.
Jadilah... gue tetep pertahanin blog ini, selain fakta gue juga gak tega ngapus kata-kata yang pernah gue tulis di sini. Man, ngapus sebuah kata itu lebih susah daripada membuat sebuah paragraf, lho! *haeelaaah* Dan masalah kegalauan-kegalauan dan tindakan labil yang pernah gue tuangkan di sini dan sepertinya mempengaruhi pencitraan gue di mata publik *garuk tanah*, ya mau gimana lagi?! Dibiarkan sajaa... Paris Hilton ajah masuk penjara tapi masih banyak yang ngefans *yaterushubungannyadimanaaa* Gue hanya bisa bersyukur karena postan-postan ini setidaknya mempunyai keambiguan subjek dan objek. Haha. Jadi kalo ada yang merasa di postan A gue galau karena alasan B, ya belom tentu juga. Bisa ajah gue galau karena alasan X; atau bahkan kedua-duanya. Bahasa gue cuma gue doang yang ngerti weeeee~ jadi jangan sok tau di blog gue B-)
Speaking of galau, gue masih suka galau kok sampe sekarang untuk alasan apapun. Galau itu fase hidup, man! Hahahah. Cuma, ya itu tadi, gue gak suka ajah pas galau gue malah banyak cerita ke orang-orang. Paling mentok gue cerita ke blog. DAN FYI, tolong jangan samakan galau gue dengan galau versi anak alay 2011 yang isinya tentang cinta-cintaan melulu. Gue gerah banget deh sama penyempitan makna galau. Dikit-dikit dihubungkan sama masalah cinta. Blahh, kiss my ass. Galau gue lebih luas dan menyentuh banyak lapisan... *apasihshintaaaa*
Intinya, dari penggodokan ide untuk menghapus blog ini dan semua post-postannya, blog ini selamat untuk yang ke sekian kalinya. Dan gue juga masih akan merasakan malu-malu selanjutnya setiap gue buka blog ini. Tapi yasudah. Kalo gue gak sibuk, gue bakal ganti templatenya jadi lebih ceria dan siap menyongsong masa depan yang lebih baik. Gue juga akan berusaha membangkitkan mood untuk nulis di sini lagi setidaknya satu tahun sekali *HEH* Tapi gak jamin kalo isi postnya gak galau :| *HEH HEH*
Tapi itu ntar, rencana jangka panjang. Rencana jangka pendeknya adalah gue harus
