Monday, March 30, 2009
Gue Berantakan. Terima Kasih Karena Bertanya.
Semua tidak pada tempatnya; berserakan. Kadang bahkan sesuatu yang seharusnya ada, malah menghilang tanpa jejak dan mereka yang tiada malah datang berjumpa. Bukahkah dunia begitu iseng? Bermain dengan cara rendah; bermain dengan perasaan manusia. Mengaduknya sedemikian rupa hingga tak beraga. Abstrak; dan tidak semua abstrak bernilai seni. Kadang abstrak murah dan itulah hidup : MURAHAN.
Gue . Benci . Hari . Ini.
Mengerti?
GUE BENCI HARI INI!
Gue benci betapa hati gue merasa iri.
Gue benci betapa pecahan hati gak bisa gue temukan lagi.
Gue benci mengetahui betapa memori selalu tinggal dan tidak bisa pergi.
Gue benci betapa jahat dan tidak manusiawinya gue hari ini.
Dan gue benci saat janji gak bisa gue realisasi.
Benci.
Bencii..
Benciii..
Oh. Singkirkan, gue BENCI kata itu.
Lucu, hmm?
Patutkah gue membenci saat seharusnya, gue-lah yang DIBENCI?
Sigh.
Tapi gue senang sekarang; senang mengetahui begitu kaburnya makna kata benci buat gue karena bibir telah berulang mengucap. Kabur, buram. Dan rasanya memang nyaman melihat dunia yang buram. Semua tampak hebat dan busuk tertutup rapat untuk bisa dihujat.
Gue.
Cinta.
BENCI.
Setidaknya untuk sekarang. Dan setidaknya, hingga gue kembali mencintai CINTA.
Sunday, March 29, 2009
Ganti skins juga gue akhirnya! YATTA!
Well, kalo diinget lagi sih skin blog gue yang lama emang lucu, tapi ribet. Surem pula. Wakakak. Sesuai judulnya, Fairytale To Happen, belom apa-apa yang mampir udah ngantuk duluan kek abis dibacain dongeng =)) mana kekurangannya banyak―secara waktu itu gue lagi males berkutat dengan HTML―ditambah lagi dengan warna shoutbox yang aduhai-najis-norak-abess warnanya.. Beuuh. Makin lengkaplah kenistaan blog gue yang kemaren.
TAPI SEKARANG―
*bekson drumroll di kejauhan*
―MARI SONGSONG HARI ESOK YANG LEBIH CERAH DENGAN SKIN BLOG YANG BARUUU!
Nyahaha. Napsu berlimpah *cium-cium skin blog*
Ini skin biasa ajah sih kata beberapa orang. Bener, emang. Tapi entah kenapa gue sukaaaa ><. Simple, jadi kerasa lebih nyante ngeliatnya. Warnanya beige-beige gimanaa gitu, trus FOTONYA ITU. Entah kenapa gue suka sama-sama model foto yang
Ditambah lagi, kayaknya cocok sama judul yang gue pake. LIFE FLASH BEFORE EYES. Kata orang, saat-saat mendekati kematian itu your life will flash before your eyes; you'll see what you had done whether it's good or bad. So I think I just wanna declare here that my blog is just simply someplace where I can share everything and got every scene in my life flashed anytime I want to. As a reminder, nothin' more. So that's why I named it so.
I know I barely update this blog but I'll try harder. Wakakak. Sebelumnya bukan gue gak pengen ngupdate, just that I kinda get the whole things come together in the same time when I have feeling to updating. So yeah, it kinda sucks actually. But what can I do? Other things seem more important than blogging xD
Duh. Mudah-mudahan ajah hasrat ngblog gue beneran balik kali ini, jadinya ini blog gak terlantar lagi. Nyahahaha. Amin dah ahh. Mumpung juga nih; mumpung dunia per-IH-an gue lagi tersendat karena tugas-tugas numpuk; dan mumpung juga GUE LAGI PUNYA SEGUNUNG CERITA buat dimasukin semua ke dalem blog. Haaha. Masalah hati, sih, kebanyakan *ketawa miris* Tapi yaa.. You know me, I'm not gonna really tell story about love-shitty-things that easy you know. Let's just see about that. Siapa tau gue gets too emotional dan cerita semuanya sampe luber dan termehek-mehek di depan laptop. Nice, huh?
Salam Super *jiahh*
Wednesday, March 25, 2009
Love Is Getting More Complicated
heran karena gue ngemengin hal najis beginian? *eyesrolled* Have it your way.
Well, yeah. Love is insane. It starts not making any sense for me. It never affects me before cuz i think i will always 'him' so i can chill out like oh-he-wont-go-anywhere but this time is different. It was all over and i think it is on the way to the brand new beginning. For short? I'M IN LOVE.
So, it's no longer his all own faults here. It's mine too.
I should've worked things out for us. Fought this. I tried, you know, but it would never work out if the other side just do nothin while i'm struggling. So I give up then finally realize that I got a hard crush wit another him. Byotch? Oh, maybe i am. But who can deal with love? It's easy to say 'loyal', 'us' and 'forever' but hard to do. So with all this feeling, i keep it. Inside. Locked in heart.
But things ain't made for me, huh? It keeps hurting me like hell when it comes to boys. I got a crush on this guy who love my girl. I knew that from the long time though he never said it but i keep it on da down low and act like i dont have any problems with that. In fact, there ARE problems! My hearts, my feelings and everything ARE the problems.
So tell me, whats the good of love if it keeps on shitting me, hmm?
Friday, November 28, 2008
GoodBye: Never Be Our Last Words
Akhirnya gue ‘nyampah juga di blog keempat gue ini. Gue enggak ngerti sebenernya gue mau nulis apa secara kepala gue lagi suntuk banget. Tapi well, gue cobalah—karena ini merupakan hari yang berkesan buat gue. Sayang kalau gue lewatin gitu ajah tanpa ada ‘jejak-jejak kenangannya’.
Berkesan..
Apa yang terlintas di kepala kalian saat ada seseorang yang mengatakan hal tersebut?
Good thing happens?
Your wish comes true?
Your friends surprise you that you don’t expect it?
Oh, yeah. Kata ‘berkesan’ selalu disangkutpautkan oleh sesuatu yang baik. Sesuatu yang tergores di hati dan saking indahnya, bakal kebawa mimpi pas malem saat lo tidur sampe ngiler-ngiler segala.
I mean, really? Entah, deh.
Asal tau ajah nih, ya.. Gue adalah seorang cewek yang nyaris selalu melewati harinya dengan datar tanpa kesan apapun. Hari ini gue bercanda seru sama temen sampe ketawa heboh dan kocar-kacir ke kamar mandi, besoknya—BLAM! New day begins and those things was only yesterday. Minggu depannya, gue datang nengokkin temen gue yang sakit di suatu daerah yang belom pernah gue pijak sampe kesasar-sasar, besoknya—BLAM! Gue bakal males untuk mengungkit hal tersebut. It was yesterday, once again. A history—why do we talk about that?
Gak tau apa yang salah sama gue sampe-sampe gue selalu enggak ambil pusing sama hal-hal yang udah terjadi, tapi untuk kejadian kali ini, gue rasa bakal gue inget terus.
Hari ini gue bangun di kostan gue dengan mata yang masih rada sepet dan langsung natap langit-langit. Enggak keliatan apa-apa, sih, secara masih jam 4 pagi dan kamar gue—tumben—lagi digelapin karena Manche lagi
Hapita tuh temen gue, temen bae. Walaupun gue baru kenal dia saat gue masuk kuliah, tapi gue dan temen-temen cewek gue yang laen udah ngerasa santai ngomong ma dia—berasa udah kenal lama. Dia ketua kelas gue, dan yap, dia cewek. Hebat banget, kan dia? Nge-handle seisi kelas yang notabene cukup susah diatur dan mayoritas cowok (baca: mayoritas cowok yang susah diatur *dirajam berjamaah*). Gue pribadi salut sama dia. Dia—beneran, deh—bertanggung jawab mampus orangnya. Gue tau rumah dia tuh cukup jauh dan masih harus jalan kaki, pula. Ditambah lagi dia dengan kesadaran dan tanggung jawab tinggi, gak ada capek-capeknya mondar-mandir kek setrikaan buat manggilin dosen dan ngurusin fotokopian materi kuliah.
Dimana lagi gue nemu orang macem dia? Ngeluh juga jarang.
Oke, gue udah kebanyakan ngomong gak mutu. Let’s get to the point ajah *dilempar sandal jepit*
Hapita mutusin untuk berhenti kuliah dan mau kerja.
Mungkin masalah *****, gitu kata temen gue kemaren (23-11-08). Tapi ga tau juga sih. Dan yeah, gue dan Manche—sebagai dua orang pertama yang dikasih tau kabar ini—kontan shock mampus. Gila, can you imagine? Ngedenger kabar kek gitu dari orang laen, bukan Hapita sendiri. Gue langsung bete. Kenapa Hapita gak ngasih tau gue dan temen-temen lainnya?? Mana rela kita pisah ma dia tanpa ngomong sekiprit kata pun? Sialan.
Pagi hari ini,
Tambahan matif, dia gak nongol. Gue pribadi udah gerak-gerak gak jelas saking gusarnya *halah bahasa gue*. Abislah udah, mati ajah kalo hari ini emang Hapita gak muncul. Gone without say a word. Lame. Minta dicincang namanya. Tapiiiiiiii… Untungnya Hapita masih waras, Sodara-sodara! Dia nongol! Gue langsung lega pas tau dia dateng pas tambahan fisika.
Pas tambahan Fisika, jujur gue gak konsen. Pertama, karena gue mabok abis tambahan Matif yang ujung-ujungnya kagak masuk ke otak. Kedua, karena gue udah gak semangat belajar fisika dan berniat menggantungkan UTS fisika gue pada Allah, Arum dan dosen penjaga ujian. Dan ketiga.. ya ituu, masalah Hapita tadi. Keliataaaaaaaaan banget raut muka Hapita yang madesu banget hari ini. Cuman gue dan temen-temen yang laen masih diem. Belom waktunya.
Singkat cerita, kelas berakhir dan Hapita kontan maju ke depan kelas dan minta perhatian anak-anak laen. Gue tahu anak cewek laen juga udah ngerasa apa yang bakal diomongin Hapita. Dia pamit setelah mempertanggungjawabkan jabatannya sebagai ketua kelas dan bimbing anak-anak milih ketua kelas yang baru. You know what, it was sad. I know how hard it was to say goodbye, apalagi di depan kelas. Di depan semua anak, but she did it. Nangis Bombay, emang. Beneran sedih najis, walaupun gue agak susah ngeluarin aer mata. Upil ma Arum nangis di kursi sementara Hapita masih cuap-cuap mengharukan di depan kelas—dan SEMENTARA LAGI, ANAK-ANAK DENGAN JAHATNYA ENGGAK DENGERIN HAPITA NGOMONG! *grumbles* Hell,mereka tuh gak bisa, apa, gak ngerusuh barang sekiprit ajahh? It was for real, it was a farewell, it was maybe the last time we see her together sitting in same room and getting’ sick with the lessons. That was dumb, really.
Ah.. Skip those for now, shall we? Kejahatan tingkat teri macem itu gak berharga untuk gue ketik di entry gue kali ini. Lagian juga, beberapa oknum yang tadinya dengan tega nyuekin Hapita ujung-ujungnya juga ngucapin ‘dadah’ ke Hapita, kok. Ngucapin goodluck juga. Eaaaaa.. sedih lagi.. terharu gue. Ternyata walau mereka suka ngeselin, ternyata emang fungsi dari telinga mereka gak berubah. They were listening. And they cared *pelukpeluk semua anak 1IA09*
Well, lo pikir kita-kita bakal pulang lenggang kangkung setelah kita tau kalo kejadian ini beneran terjadi dan nangis bentaran doang? Eat your brains! No hella way, mates. Gue akhirnya deketin Hapita, bilang kalo dia gak boleh pulang dulu. Kita mo ngumpul. Upil, Arum ma
Telletubbies thingy happened a.k.a berpelukan. Kalo diinget lagi sih, malu juga nangis di depan banyak orang, di depan banyak cowok pula *nutupin muka pake guling* tapi tangisan saat itu wajar. IT’S A FAREWELL, once again.
Singkat cerita.. (iyeee, gue tau gue kebanyakan nyingkat cerita, baru tau kan gue malesnya naujubileeh? *dilempar pake gajah*)
Kita ngumpul di kostan Manche. Hapita duduk dan kita (semua anak cewek dan beberapa anak cowok) duduk sambil mandangin Hapita *lebay*. Dan mulailah Hapita bercerita.. Dia cerita tentang alasan-alasan dia cabut kuliah. Sebelomnya, maap-maap aje yee, gue gak bisa jabarin alesan-alesan Hapita di sini karena itu bukan konsumsi publik dan bukan pada tempatnya kalo gue dengan pede-nya ngumbar-ngumbar. Intinya, gue rasa gue dan temen-temen ngerti dan maklumin banget alesan dia untuk memutuskan gak kuliah lagi. Dan gue pribadi pun tulus banget berharap kalo apapun itu keputusan dan hasilnya, itulah yang terbaik untuk Hapita dan neneknya—secara gue juga cinta banget ma neneknya. METALL ABISSS! =)) =))
And well.. it ended up that way. Kita makan nasi padang sebelom Hapita pulang dan gak begitu sedih lagi. Udah cekikikan geje walaupun lagu yang lagi mengudara di TV bisa dibilang cukup ’klik’ dengan keadaan saat itu *sigh*. Gue tau mungkin bukan Cuma gue yang perasaannya berasa ada yang bolong karena tau Hapita bakal gak ada lagi, tapi gue puas. Kita ketemu untuk yang terakhir kali dengan baik-baik. Gak pake istilah pergi-gitu-ajah. And that was sweet.
Well, Mamski.. Kalo suatu saat nanti secara gak sengaja lo nemuin ini blog
XOXO,
YourLolipopDisko
IndoHogwarts: BaMus
As I told ya before, fellas. I was going to forget that I have this blog. See? I haven’t updated it since like the beginning. Let me see, my only post was simply a cheesy opening. Eurgh, yeah.
Good news—I’M BACK! Feels good, really, walaupun gue gak tau harus ngomongin apa di postan kali ini (emang pada dasarnya gue gak pernah tau apa yang mau gue omongin kalo lagi ngeblog =)) ). Cuman, yeah.. gue akan berusaha menulis sesuatu. Kesian ajah blogger gue abis-abisin kapasitasnya hanya untuk sebuah membuat blog tak berpenghuni dan tak berguna bagi bangsa dan tanah air. Karena itu, gue sebagai anak bangsa yan—*dibekep*
Fine, I’ll cut the crap.
Ngomongin apa yaahhh.. *penulis garuk-garuk ketek mikir di depan laptop*
Bingung gua. Apa ajahh deh, yahh? Terserah gue dong, lha pan inih blog masih punya gue. Nyahahahahahaha.
Okelah. Begini ceritanya, Fans gue yang gue cintai dan sayangi. Beberapa waktu yang lalu, gue yang keren ini join ke suatu Forum yang oke banget. Dan sialnya, ini Forum totally takes over my life. But, seriously I enjoy this thing so much. Forum yang beda banget, menurut gue
Entah deh itu suatu nilai plus atau nilai minus untuk forum ini, tapi yang jelas, gue bener-bener ketemu sama orang-orang seru yang bisa dibilang nyambung sama gue. They’re totally strangers for me at the beginning, but now i consider them as real friends in the real world. Isn’t it cool to see how it could have grown into this deep and last? Kita curhat segala macem (yang biasanya gue hanya mendengarkan tanpa bisa curhat, as usual), ngomongin semua hal, bergajebo ria.. those kinda things. Dan dari ‘orang-orang seru’ tersebut,ada beberapa yang bisa dibilang deket banget sama gue. Gue merasa, walaupun belum pernah bertatap muka secara langsung (udah ngeliat wajah masing-masing dari foto sih), tapi hanya dengan tulisan-tulisan di IM dan di sms ajah gue bisa merasa mereka tuh baiikkkkkk dan pengertian banget. Ini menurut gue, dan gue oke-oke ajahh kalau mereka membantah pernyataan gue. Gue menganggap mereka sahabat, bukan berarti mereka harus menganggap gue sahabat mereka juga.
1. Tika Amanda Ikhsan a.k.a Balin Al-Kazaf
Dudes, hampir tiap kali gue online di Y!M, nii orang pasti jadi partner ngomong ngalar-ngidul sampe gunung kidul gue. Asik orangnnya, supel—kalau kata gue, good listener (dia khusyuk banget coba ngedengerin ocehan gak mutu gue -.-a) and amat-sangat-bertanggung jawab. Gue kenal dia pertama, ya karena IH. Kita satu asrama di Huffle. Awalnya omongan kita agak basi sampe kita sadar kalau kita sama-sama ikutan tes masuk STAN. Jadilah kita sering banget ngomongin STAN dan merembet ke hal-hal lain.
Hari H (tes STAN). As you can guess, kita mutusin ketemu. Gath kecil-kecilan lahh. Mumpung lagi datang ke suatu event barengan—kan sayang kalau gak ketemu. Bego ajah namanya. Nah, singkat cerita, kita ketemuan tuh. Gak berdua ajahh, tapi sama salah satu sahabat dia yang juga gue kenal karena sahabat Tika (cubung) ini juga punya chara di IH yang pernah interaksi sama chara gue. Udahlah, ketemu tuh kita setelah telepon yang putus-sambung karena hengpong gue yang canggih
Setelah ketemu, ya gitu. Masih cengar-cengir malu-malu gitu. And can you imagineee? Gue pegang henpon gue, tika pegang henponnya dan cubung juga pegang henponnya. Alhasil, pembicaraan dilakukan dengan berbicara sambil mata menatap layar henpon. Sweets. Nyadar gue, sadar banget kalau kita bertiga keliatan kek lagi ngomong sama henpon—tapi yaudahlahh yah. Bertiga ini. Selama omongan nyambung, mo mata jelalatan ke pelm porno ato merem sekalian juga gakk masalah *ditendang ke Pluto*
Udah tuh. Cerita dipersingkat ajah sampe pada kesimpulan, berakhirlah hari dimana terjadi USM STAN dan gath kecil-kecilan pertama gue. Abis hari itu, gue lupa tepatnya, tapi tau-tau gue ma tika udah sering chat ajahh gitu. Bingung gue juga. Gue lupa kita ngomongin apa ajah, tapi kemungkinan besar ngomongin plot huffle (iyee. Maapin. Lupa gue.).
Nah, suatu hari pada bulan September, tepatnya tanggal 18 (itu juga kalo gue gak salah inget *diinjek tika*), gue tau Tika ulang taon. Ngeh-nya udah dari beberapa hari sebelumnya. Karena kebetulan waktu-waktu itu lagi puasa, jadilah gue memutuskan untuk greet her a happy birthday sesaat setelah saur. Jam 03.45an kalau gak salah. Gue telepon tuhh.. Tuut.. Tutt.. EH!!!! DIANGKAT, SODARA-SODAAARRA! *norak mode: MAX* langsung dah gue ucapin selamet,lengkap dengan segala macam kalimat-kalimat yang diawali dengan kata ‘semoga..’. Cuma tiga menit ngucapin selametnya, tapi timer di hengpong gue tidak menunjukkan angka segitu. Dilayar tertera 03.32.54—means gue dan tika berbicara di telepon dengan durasi 3,5 jam lebih dikit. Ngekngok. Kaget gue juga. Gue biasa sih teleponan agak lama kek gitu, cuman yeah.. hanya ke beberapa orang yang deket. Walaupun gue waktu itu gue udah anggap Tika sebagai temen deket, tapi gak nyangka ajah bakalan selama itu. Kita ngomongin IH dan beberapa hal personal lainnya –kebanyakkan ngegosipin PM dan chara di IH *lirik-lirik oknum-oknum yang digosipin**ditenggelemin ke Selat Sunda*. Keknya bakalan gak berhenti tuh omongan kita kalau gue gak liat jam yang menunjukkan bahwa sebentar lagi setengah delapan. FYI ajah nihh ya, gue KULIAH JAM SETENGAN DELAPANN! =)) =)) dan gue belom mandi saat itu. Kebayanglah gimana heboh dan gonjang-ganjingnya kostan gue setelah gue tutup telepon.
Dari situ, makin deket. Kita ngerencanain plot-plot untuk anak Huffle angkatan kita (let’s just call us BaMus from now on) dan sering banget conference geje yang bikin kita makin deket. Dan kedeketan gue ma Tika bisa dibilang melebihi sedikit dari kedeketan gue dengan PM Seara Marramon.
Gue akui, ini Tika adalah orang yang paling pesimis dan gak pede sama dirinya sendiri yang pernah gue temuin. Dia gampang banget merasa bersalah akan sesuatu yang sebenernya menurut gue that’s just a simple thing. Gue heran betapa nih orang sering ngebego-begoin dirinya sendiri, sering menganggap dia tidak cukup baik untuk sesuatu. I mean, please. This person is totally amazing. She’s responsible, loyal, warm and trustworthy—isn’t it a good thing to have those? She can’t see that. Yeahh.. orang punya pemikiran sendiri terhadap dirinya sendiri, tapi gue gak rela ajah kalo orang sehebat itu harus mikir kalau dia itu rendah saat sebenernya dia ada jauh di atas standar. Get what I mean?
2. Okky a.k.a Seara Marramon.
My beloved MOMON! =)) WELL, WELL. Sebenernya agak sulit nentuin apakah okky ato tika yang lebih deket ma gue, cuman yaudahlaah yaaaa.. emang penting?*ditereakin: KALO GITU NGAPAIN DIBAHAS???*
Well, Okky ini adalah PM dari salah satu chara yang masuk itungan chara pertama yang interaksi ma chara gue. Mantaplah deskripsi nihh anak satu—detail banget! Malu kan tuh gue kalo mo bandingin postan sama punya dia. Padahal yah, ni anakk lebih muda setaun dari gue. -.-a Harusnya dia tuh yang dapet titel BestChara di IH untuk tahun 1977-1978.
Chara Okky, Seara Marramon, itu sahabatnya chara gue di IH. Kita ketemu pertama di Leaky Cauldon barengan ma Geo, Fuma, Silver beserta beberapa orang chara lain. Setelah itu, Seara ternyata masuk Huffle juga!! Makzangg. Jadilah kita sering chat mule saat itu dan sampai pada keputusan bahwa Seara dan Roxy bakal jadi sahabat. Ohohoohoho.
Entah karena kebawa chara ato hal lain, gue merasa Okky sendiri adalah sahabat gue saking kita sering banget chat dan ngobrolin banyak hal. Yeah.. gak jauh dari IH dan plotlah. Tapi sering juga kita ngomongin hal lain.
As PM, gue rasa Okky ini adalah sesosok figur yang teladan banget *caelah..*. Gak tau yah benernya gimana, tapi well—gue ngebayangin dia sebagai seorang yang Hufflepuff banget. Pinter, pekerja keras, ramah, rajin., dewasa, sabar, pengertian.. Beuddeu. Mantap dah pokoknya. Salut gue. Nii anak ‘lebih’ dalam segala hal keknya kalo dibandingin mah sama gue *ketawa miris*. And just so you know, readers.. gue bangga kenal sama orang yang ‘lebih’ macem dia. Mana nih anak bahasa inggrisnya jago pula. Makin berasa bego-lah gue.. -______________________-
Okky tuh tinggal di Madiun, Pemirsa. Dan dari blognya, gue tau kalo beberapa kali dia mengeluhkan—gak ding, menyayangkan—sedikitnya akses yang bisa didapetnya di kota tersebut. TAPIIIIII… DENGAN JENIUSNYA DIA BISA AJAH GITU NYARI JALAN KELUARNYAAA.. << mulai sok tau *digantung di pohon toge*. Dia mau susah-susah nyari film inilah.. buku inilah.. blablablaabla-lah.. baik itu secara online ato dengan naik angkutan umum. Salute, milady. All hail, gue ajah gak tau cara belanja online. Muakakakakaka. Takut ditipu, boookk! Lagian pan, bukannya enakan milih langsung kalo ada barangnya yak? Bisa dinistain, dicoba-coba, dijajalin.. *gak penting*.
Hadoh, pembacaaa.. Gue pengen banget dah ketemu sama nih anak satu. Pengen gue peluk saking so sweetnya nih seorang Okky. Eurgh.. sayang tempat tinggal kita jauh. Ada yang mau ngasih gue ongkos dan akomodasi lengkap untuk ’liburan’ dan gath sama Okky?
Satu lagi, satu lagi. Sama kek Tika, gue juga telepon dia waktu di ulang tahun (yang Cuma beda seminggu dari Tika). Sialnya waktu saur, hengpongnya lagi kagak bisa dihubungin. Miskol sampeee.. ada kali dua puluh kali, tetep ajah kagak diangkat. Bete gue. Saking betenya, gue lupa apa gue ngirimin sms ulang tahun ke dia atau enggak =)). Karena hari itu hari kamis dan gue ada praktikum, gue baru bisa ngehubungin dia lagi setelah selesai praktikum. Itu juga setelah dapet sms dari Tika yang ngasih tau, kalau Okky udah inget dia punya hengpong -__- (baca: udah bisa dihubungi). Langsunglah gue teken-teken no hengpong Okky ditengah kerumunan temen-temen gue yang berisik mampus abis praktikum di beranda gedung 5 kampus gue. Dan.. tersambungg!! Hahaha. Sayangnya gue langsung speechless pas denger suara Okky. Berat boookk! Sexy ditambah dengan sedikit aksen jowo yang medok. Well, yang ada dipikiran gue, suara Okky tuh yang ecek-ecek cemen gitu. Rada kekanakan gitu lah *dibacok Okky* =)) tapi ternyata gue salah. Suaranya kedengeran dewasa banget, man! Gue beberapa kali nanya ’ini Okky? Ini Okky?’ ke dia sebelom ngucapin selamet. Takut-takut ajah yang ngangkat ternyata kakak cewek ato emaknya =)) =)). Tapi akhirnya gue percaya dia Okky. Ngucapin selamet ulang tahunlah gue. Dan gue juga sempet nanyain keadaan nyokapnya yang lagi kurang sehat hari itu. Untungnya nyokapnya bae-bae ajah. Itu juga berkat jasa Okky yang setia nemenin nyokapnya sampe gak denger ada puluhan miskol dari gue. Berhubung saat itu keadaan
3. Chajar Matari Fath Mala a.k.a Azaria McCafferty
Unik ya, namanya? Sumpah, gue seneng banget namanya. Dulu gue pikir namanya aneh—Chajar. Sebelas-dua belas sama kata ’hajar’ *dihajar beneran ma chajar*. Tapi sekarang.. pengen rasanya gue ganti nama gue jadi Chajar juga. Chajar.. Chajar.. Chajar.. Chajar Vazriana. Beudddeuu.. mantaplah sudah. Lapor kemana sih kalo mau ganti nama?
Oke, nii anak cewek satu entah kurang kerjaan atau entah emang demen banget sama IH, eksis beneerrrrr dah dalam dunia maya. Ckckckck. Salute. Emang dasar anak kelas dua SMA >.< jealous gue. Masih belom sibuk sama tetek bengek eek ucing tentang perkuliahan. Haaaahh... Coba itung berapa kali gue minta tolong Cha liatin ini itu di net kalo gue lagi gak bisa ol.
Ckckckck. Cinta gue ma nih anak.
My guardian angel in my NetWorld life *halah*
Tadinya gue gak begitu deket sama Cha. Cuma sesekali ajah gue coba nyapa-nyapa—abis gak tahan, chara seasrama tapi diem-dieman -___-a. Gue sempet curiga dia nyangka gue gila karena awalnya IM gue ke dia, tuh, geeeejjjjjjjeeeee banget! Sumpah, bentar banget—udah gitu berakhir di tengah jalan dengan backsound suara jangkrik. Heu. Tapi.. akhirnyaaaaa... AKHIRNYAAAA... gue menemukan THE CLIQUE! DISNEEEYYY.. AAWWWWWWW...
Yeah, dia seneng disney, begitu pula gue. Jadilah, hampir sejak beberapa minggu yang lalu acara IMan kita mulai (keknya) lebih bermutu. Ngomongin disney, bintang-bintangnya, pelm-pelmnya.. Beuddeuu. Demen gue. Well, gak terlalu ngomongin ampe gimana-gimana sihh.. cuman yahh.. seneng ajah ada sesuatu yang bisa diomongin barengan. Dan karena dari situ juga akhirnya—GUE pribadi merasa—gue ma Cha udah gak begitu kaku lagi sejak saat itu
Nyahahahahahaha.
Cha itu.. kalo menurut gue.. ANAK
Ck, what the hell. Mulai meracau gue.
Gue ngefans banget sama charanya Cha, Azaria. Chara dia BOCAH banget. Gigi ginsul, hobi nge-roll. Beuhh. Detail. Gue juga sampe ngerasa kalo emang PMnya sesosok sama citraan seorang Azaria—bocah! Nyahahahaha. Sumpah, polos sangat. Menurut gue, susah ngedeksripin seorang anak bule dengan sikap sangat kebocah-bocahan macem itu, but she did it well. Lucu, tapi tetep dapet coolnya seorang remaja bule. Berhubung gue juga penggemar Hannah Montana dan sering merhatiin Osment, sosok Azaria tuh jadi nyata banget dipikiran gue. Udah gitu, entah perasaan doang ato gimana, tapi Cha sering gunaain kalimat yang ngingetin gue sama dialog Lily. Paaass. Karakter Azaria jadi nampol banget. Eurgh. Pengen deh gue negasin karakternya Roxy. Tapi pan Alyson Michalka kagak terkenal-kenal amat di sini, susah jadinya nyari pelm ato apapun yang ada dianya buat referensi. Dan karena itu gue cinta youtube :-*.
Waktu dia ulang tahun, gue udah niat nelepon dia. Tapiii sialnya penyakit alay gue keluar—sakit tenggorokan. Sumpah sakit mampus. Gak mungkinlah gue telepon dia. Akhirnya gue Cuma sms Cha. Pertengahan hari, tenggorokan gue membaik dan mutusin nelepon. Kagak nyambung-nyambung.. beuddeu. Bingung gue. Akhirnya gue cancel tuh acara neleponnya, terus gue ol Y!M. Entah gimana tepatnya, tapi ujungnya gue tau kalo Hpnya Cha lagi gak dipegang sama dia. Ada di tas nyokapnya. Ebujudd dah ini temen-temen gue.. pada kagak seneng apa yah punya HP? HP ditinggal-tinggal. Tapi ujungnya gue ngucapin happy birthday secara live via Y!M, kok dan tetep kagak berhasil denger suara dia *grumbles*. Sama kek Okky, gue niat nelepon nih anak satu kalo entar gue udah jadi saudagar pulsa. Maka dari itu, doakanlah gue yang notabene anak kost mendapat rejeki berlipat ganda or at least terjadi keajaiban dengan menurun drastisnya tarif telepon provider gue.
________________________________________________________________________
Oke, oke. Gue mulai mabok ngetik. Intinya, yaahhh.. terlepas dari betapa nistanya entri dan kalimat-kalimat-tidak-sesuai-EYD di dalamnya, gue hanya ingin menegaskan kalo ketiga orang ini adalah orang-orang super. Super baik, super pengertian, super peduli dan super Hufflepuff. Mereka—yang notabene awalnya kenal gue di dunia maya—beneran peduli ma gue saat gue lagi ngadepin masa madesu. Boy, do I love them! Gue akhir-akhir ini emang lagi kagak normal emang, tapi mereka nanggepin. Sampe waktu gue pundung gak jelas dengan super ngeselin, mereka IM gue nanya kabar gue. Okky bilang Cha sampe takut IM gue, karena ngira kepundungan gue disebabkan karena dicuekinnya gue saat CF.
Haaha.
Funny, but sweet. I couldn’t tell you why, cuz I didn’t feel like sharing. I never do—that’s me. But one thing, It wasn’t caused by you, My Dearest. It was something else. But i’m really touched, really. Even I impressed how a connection that has been buit in NetWorld could be this amazing. Pokoknya—
Waving Goodbye,
YourLolipopDisko
PS. Ini entry sepenuhnya gue tulis berdasarkan pikiran gue. Setuju ato enggaknya mereka yang bersangkutan dengan statement yang gue sampaikan, itu terserah mereka. Mereka gak merasa se-deket itu sama gue, don’t give a damn. This is just simply what I feel personally.
Ps lagi: Ini belon selese, lho, yee.. Masih ada beberapa orang lagi yang mau gue tulisin. Tapi gak tau kapan =)) Termasuk di dalamnya:
(in chara)
.Rae
.Fuma
.Raine
.Silver
.Alex
gak tau lagi *nyengir* <<>
Tuesday, October 14, 2008
Here We Go Again
OH YEAHH!
Here I go again.
I mean, gue buat blog. Lagi. Setelah blogging secara parasit di friendster dan membuat account di Blogger atas nama seorang Roxy Hale--which is something that totally idiot cuz she's not even real, akhirnya gue tergoda untuk buat personal blog. Atas nama gue. HA-HA.
Dan kalo lo tau gue, lo juga pasti nebak bahwa keeksisan blog ini diragukan (baca: bakal jarang diupdate :P). Karena emang gitulah yang biasa terjadi, terlalu banyak hal-hal yang gue pikirin sampe-sampe gue bingung sendiri hal mana yang harus gue 'keluarin' duluan. Kalo udah gitu, yang terjadi biasanya adalah GUE GAK JADI NGEBLOG karena semua hal yang tadi di otak gue mendadak kabur dan gak muncul lagi. Nyahahahaha. But well, gue pribadi sih berharap gue bisa terus updating blog gue yang ini. Kenapa? Jawabannya gampang: untuk membunuh kebosanan gue selama masa-masa madesu atau masa-masa girang *halah* di kostan gue. LHA? *merasa bahwa itu adalah jawaban yang aneh =.="* Yeah, pokoknya apapun alesannya itu, minumnya Teh Botol S**** I'm just gonna keep this thing alive. Hopefully.
Daaaaan.. Gue hanya sekedar mengingatkan dan menegaskan sekali lagi that this is MY PERSONAL BLOG. And i'm just gonna put everything i want here. I dont expect people out there read my blog or whatever cuz it's totally something that i make for myself. Read it if you want it, leave it if you hate it. It's just as simple as that. Blog gue mungkin akan sangat garing dan elo gak akan menemukan analogi-analogi, heavy words, heavy thoughts or those beautiful words called P-O-E-M just like the other blogs here. Because, again, this is mine, not theirs.
Okay, I'm gonna stop here cuz there's nothing in my mind for now. Nothing to share, nothing to talk about kecuali fakta bahwa dalam waktu satu jam, gue harus beres-beres kamar, mandi, pake baju, sarapan dan berangkat kuliah yang seharusnya membutuhkan waktu lebih dari satu jam buat seorang gue karena gue adalah orang yang LELET. Asal tau aja. Fuffufu. Dan gue yakin gue past� telat masuk kuliah lagi hari ini. SIGH.
WavingGoodbye,
your LolipopDisko.
Sent from my phone using trutap
